Kenajisan Bagi Allah

Habakuk 2:12-20

Belum ada komentar 87 Views

… TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan-Nya …. (Hab. 2:20)

Masih tentang dosa kolektif atau komunal, Nabi Habakuk memberitakan tentang celakanya mendirikan kota dari hasil kejahatan. “Celakalah orang yang mendirikan kota di atas darah dan meletakkan dasar benteng di atas ketidakadilan,” firman TUHAN. Habakuk melihat kondisi zamannya bahwa ada pihak yang mendapat keuntungan, baik dengan menjarah dan korupsi maupun dari kemalangan orang lain. Baginya, hasil yang mereka peroleh adalah kotor, najis, dan tidak menjadi berkat. “Engkau kenyangkan dirimu dengan kehinaan ganti kehormatan,” seru Habakuk.

Menjadi umat beriman adalah menjadi terhormat, berbudaya, dan bermartabat. Menjarah, mencuri, dan korupsi adalah perbuatan tercela. Hasilnya tidak menjadi bekat.

Beberapa perusahaan raksasa, perusahaan besar, dan negara besar, berdiri karena hasil jarahan. Ada negara besar yang merampas, menguasai, atau menjajah negara lain. Ada pula perusahaan besar yang berlaku tidak adil kepada karyawan, membohongi masyarakat dengan produknya, menekan orang lemah dengan kesempatannya, atau memanipulasi keuangan untuk menghindari pajak. “Mereka bersalutkan emas dan perak, tetapi tidak ada roh.” Dari bait-Nya, firman Tuhan memberi kesempatan untuk kita berdiam di hadapan-Nya. Berdiam di hadapan Tuhan adalah tanda takut dan gentar kepada-Nya. Jika di dunia ini tidak ada yang kita takuti, maka takut akan Allah adalah kesempatan memperbaiki diri. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Dalam kerendahan diri, kami menyesal dan berbalik kepada-Mu, ya Allah. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 142; Hab. 2:12-20; 1Kor. 5:9-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...