Kemurahan Allah

Roma 9:14-29

Belum ada komentar 66 Views

Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. (Rm. 9:16)

Siapa yang bisa mengatur Tuhan? Tidak seorang pun dapat melakukannya. Namun, sayangnya, ada saja orang yang ingin mengatur Tuhan dengan meminta kepada-Nya untuk memberikan pertolongan dan berkat-Nya hanya kepada orang tertentu atau kelompok tertentu. Lebih berkuasakah kita ketimbang Tuhan?

Paulus menyadari keinginan manusia ini muncul dari pikiran yang merasa lebih dibanding orang lain; lebih baik dan lebih berhak karena merupakan bangsa pilihan, umat kepunyaan Allah. Argumen Paulus ini memang dinyatakannya untuk menjawab orang-orang di Roma yang merasa bahwa keselamatan Allah ada di pihaknya, sedangkan Allah memiliki hak prerogatif-Nya untuk memilih dan menentukan kepada siapa keselamatan-Nya diberikan. Allah memilih Musa untuk membebaskan bangsa Israel dari Mesir dengan cara-Nya sendiri. Tidak ada seorang pun dapat mengatur cara kerja Allah, atau kepada siapa Ia mau menunjukkan kemurahan-Nya. Semua itu berdasarkan pilihan Allah sendiri, bukan karena usaha manusia atau keinginan manusia.

Jika demikian, lalu apakah kita tidak perlu berbuat baik dan boleh hidup seenaknya? Ingatlah, keselamatan adalah anugerah Allah bagi manusia. Mereka yang hidup di dalam- Nya akan merasakan anugerah itu. Tetapi, di luar Tuhan kita tidak akan mendapatkannya. Karena itu lakukan yang terbaik bagi Tuhan sesuai firman-Nya, maka kita akan merasakan kemurahan hati-Nya. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Nyatakanlah kehendak-Mu berdasarkan kemurahan hati-Mu, Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 28; Kej. 39:1-23; Rm. 9:14-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...