Kemelut Mengubah Tabiat

Kejadian 44:1-34

Belum ada komentar 58 Views

Sekarang, biarlah hambamu ini tinggal menjadi budak tuanku menggantikan anak itu. Namun, izinkanlah anak itu pulang bersama-sama saudara-saudaranya. (Kejadian 44:33)

Persoalan pelik tidak selalu berujung tragis. Justru dalam situasi sulit, karakter seseorang akan teruji: apakah ia bertanggung jawab dan mampu menghadirkan solusi, atau sebaliknya, cenderung menyalahkan orang lain serta menghindari tanggung jawab.

Anak-anak Yakub menghadapi persoalan pelik. Yusuf, yang kini menjadi penguasa di Mesir, menguji saudara-saudaranya. Ia menghendaki agar Benyamin, saudara seibunya, tinggal bersamanya, sementara saudara-saudaranya kembali kepada Yakub, ayah mereka yang sudah renta. Keadaan ini sangat genting, sebab Yakub bisa mengalami kesedihan yang mendalam, bahkan mati, jika Benyamin tidak kembali. Bagi Yakub, Benyamin adalah pengganti Yusuf yang dahulu dikabarkan telah mati. Di puncak peristiwa itu, muncullah Yehuda. Ia bersedia menjadi budak pengganti asalkan Benyamin diperbolehkan pulang. Siapakah Yehuda? Bukankah sebelumnya dialah yang mengusulkan untuk menjual Yusuf? Bersama saudara-saudaranya, ia menipu ayah mereka mengenai nasib Yusuf. Namun, Yehuda tidak lagi sama seperti dahulu. Ia berani mengambil risiko dan menunjukkan tanggung jawab terhadap keluarganya.

Allah sanggup mengubah tabiat manusia. Bisa jadi masa lalu kita tidak baik. Namun, bukan tanpa alasan Allah mengizinkan kita menghadapi pergumulan hidup. Justru melalui situasi itulah kita diberi kesempatan untuk mengalami pertobatan dan menunjukkan perubahan hidup yang nyata. [Pdt. Nanang]

DOA:
Ya Tuhan, mampukan kami melihat persoalan pelik dalam hidup ini sebagai sarana untuk mewujudkan hidup pertobatan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 45:16-28; Mzm. 130; Mat. 8:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Merdeka Dari Jurang Yang Dalam
    Mazmur 130
    Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan banyak sekali pembebasan dilakukan-Nya. (Mazmur 130:7) Titik...
  • Iman Yang Rendah Hati
    Matius 15:10-20, 21-28
    Kata perempuan itu, “Benar Tuhan. Namun, anjing itu juga makan remah-remahyang jatuh dari meja tuannya” (Matius 15:27) Nancy Snow,...
  • Pencitraan vs Reputasi
    Matius 14:34-36
    Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Semua orang yang sakit dibawa...
  • Distributor Kasih Allah
    Kejadian 41:37-57
    “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?” (Kejadian 41:38b) Dari tahun ke tahun, negeri...
  • Rukun Dan Bersatu
    Mazmur 133
    Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara berdiam bersama dengan rukun! (Mazmur 133:1) Gelombang konflik dalam sebuah negara sering...