Kembali Hidup

Mazmur 69:2-7, 31-37

Belum ada komentar 68 Views

Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! (Mzm. 69:33)

Ada pepatah bahasa Latin yang sangat terkenal “homo homini lupus.” Artinya, manusia adalah serigala bagi sesamanya. Pepatah ini ingin menggambarkan fakta kehidupan manusia yang kejam dan tidak manusiawi, karena manusia yang satu sering kali melukai manusia yang lain. Itulah pula yang dialami oleh pemazmur.

Mazmur 69 terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama (ay. 2-6) menyuarakan keluhan pemazmur karena ia dibenci dan dimusuhi tanpa sebab oleh banyak orang, sehingga ia merasa hampir putus asa. Di bagian kedua (ay. 7-30), pemazmur bahkan meratap karena ia dihina oleh saudara-saudaranya sendiri. Yang sangat menyakitkan, hal ini terjadi justru karena kesalehannya, bukan karena kesalahannya, meskipun ia sepenuhnya sadar bahwa ia bukanlah manusia yang bebas dari dosa. Yang menarik, pemazmur kemudian menutup dengan bagian ketiga (ay. 31-37) berisi pujian kepada Tuhan.

Ketika kita ada dalam kesesakan, bahkan mungkin disalah- salahkan oleh orang-orang justru karena hal-hal benar yang kita lakukan, maka dorongan alamiah yang akan muncul adalah tidak terima dan ingin membalas. Tetapi, pemazmur mengajar kita untuk melakukan hal yang berbeda. Sah-sah saja bagi kita untuk meratap dan mengeluh kepada Tuhan atas apa yang terjadi. Namun, yang lebih penting di atas semua itu adalah belajar menyerahkan semua hal yang terjadi dalam hidup kita kembali kepada Tuhan. Itulah yang akan membuat kita mampu bersukacita dan hati kita kembali hidup. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Sering kali kita tidak bisa bersukacita, bukan karena orang yang telah melukai kita, tetapi diri kita sendiri karena tidak mampu hidup kembali.

Ayat Pendukung: Mzm. 69:2-6, 31-37; Kel. 30:22-28; Kis. 22:2-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....