Keluarga yang Hidup Dalam Sabda Allah

Keluarga yang Hidup Dalam Sabda Allah

Keluaran 20:1-4, 7-9, 12-20

Belum ada komentar 66 Views

Istilah “hukum” (law) atau “perintah/aturan” (commandments/regulations) hampir selalu diasosiasikan dengan sesuatu yang bila tidak dilakukan konsekuensinya berat, bahkan menakutkan. Sebenarnya tidak demikian halnya dengan 10 Hukum bagi Israel. Menurut H.L. Ellison, seorang pakar Perjanjian Lama, Tuhan mengaruniakan “hukum-Nya” sebagai ungkapan grace (anugerah) bukan compulsion (kewajiban). Sebab 10 Hukum itu diberikan setelah proklamasi kemenangan-Nya bagi umat-Nya, bukan atas mereka (Kel. 20:2). Oleh karena itu 10 Hukum itu adalah “bagaimana” selayaknya umat Tuhan hidup di hadapan dan bersama-Nya dalam “perjanjian” dengan-Nya. Dan di atas itu, pada akhirnya itu semua adalah agar “…lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (kel. 20:12).

Keluarga Kristen adalah bagian dari umat perjanjian itu. Bahkan keluarga Kristen adalah bagian dari umat perjanjian yang baru di dalam Kristus. Oleh Kristus orang percaya diajak untuk membaca dan meletakkan 10 Hukum pada proporsinya yang benar, yaitu sebagai Hukum Kasih. Kasih yang hanya dapat muncul dari relasi yang intim dan hangat, baik antara orang percaya dengan Tuhan, maupun di antara orang percaya sendiri.

Indah sekali apa yang difirmankan Tuhan tentang ini dalam Yeremia 31:33-34, “Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”

Dalam terang ini, keluarga Kristen bukan cuma dikehendaki melakukan sabda/hukum/kehendak Allah, tetapi hidup di dalamnya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...