Keluarga yang Hidup Dalam Sabda Allah

Keluarga yang Hidup Dalam Sabda Allah

Keluaran 20:1-4, 7-9, 12-20

Belum ada komentar 46 Views

Istilah “hukum” (law) atau “perintah/aturan” (commandments/regulations) hampir selalu diasosiasikan dengan sesuatu yang bila tidak dilakukan konsekuensinya berat, bahkan menakutkan. Sebenarnya tidak demikian halnya dengan 10 Hukum bagi Israel. Menurut H.L. Ellison, seorang pakar Perjanjian Lama, Tuhan mengaruniakan “hukum-Nya” sebagai ungkapan grace (anugerah) bukan compulsion (kewajiban). Sebab 10 Hukum itu diberikan setelah proklamasi kemenangan-Nya bagi umat-Nya, bukan atas mereka (Kel. 20:2). Oleh karena itu 10 Hukum itu adalah “bagaimana” selayaknya umat Tuhan hidup di hadapan dan bersama-Nya dalam “perjanjian” dengan-Nya. Dan di atas itu, pada akhirnya itu semua adalah agar “…lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.” (kel. 20:12).

Keluarga Kristen adalah bagian dari umat perjanjian itu. Bahkan keluarga Kristen adalah bagian dari umat perjanjian yang baru di dalam Kristus. Oleh Kristus orang percaya diajak untuk membaca dan meletakkan 10 Hukum pada proporsinya yang benar, yaitu sebagai Hukum Kasih. Kasih yang hanya dapat muncul dari relasi yang intim dan hangat, baik antara orang percaya dengan Tuhan, maupun di antara orang percaya sendiri.

Indah sekali apa yang difirmankan Tuhan tentang ini dalam Yeremia 31:33-34, “Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”

Dalam terang ini, keluarga Kristen bukan cuma dikehendaki melakukan sabda/hukum/kehendak Allah, tetapi hidup di dalamnya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan