Keluarga Kristen = Keluarga yang Percaya

Keluarga Kristen = Keluarga yang Percaya

Markus 9:14-24

Belum ada komentar 63 Views

“Percaya” atau “beriman” bukanlah sesuatu yang terjadi sekali dan selesai. Iman yang “otentik” adalah pada hakikatnya sebuah proses percaya melalui berbagai pengalaman hidup.

Inilah teladan sang bapak dalam teks kita. Percayanya pada kuasa Yesus dihadapmukakan pada kenyataan yang pahit: anaknya sakit, dan para murid Yesus sama sekali tak mampu menyembuhkannya. Imannya diuji oleh kekuatirannya bahwa anaknya takkan dapat sembuh. Itu semua menjadikannya bimbang. Namun dalam itu semua, ia tetap berharap. Itu sebabnya ketika Yesus mendekatinya bertanya mengapa ia berbantah-bantahan dengan ahli-ahli Taurat dan murid-murid-Nya, ia memberanikan diri meminta tolong kepada Yesus bagi anaknya: “…jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.” (Mrk. 9:22)

Menjawab keraguan yang terselip dalam permohonannya itu, Yesus menjawab: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” (Mrk. 9:23). Atas ini si bapak tak dapat berkelit dan berteriak mengakui keadaan dirinya. Indah sekali pengakuannya ini. Pengakuan yang belum tentu secara jujur dan tulus diungkapkan oleh banyak orang percaya, termasuk kita: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” (Mrk. 9:24).

Proses percaya seperti inilah yang mesti terjadi dan dikembangkan dalam keluarga. Khususnya dalam keluarga Kristen, keluarga kita.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Keluarga yang Dilandasi Kasih
    Lukas 6:6-11
    Saudara, menurut Saudara, baikkah ketika kita memiliki prinsip dalam hidup? Tentu sebagian besar, kalau tidak semua, akan mengatakan ‘ya’....
  • Belas Kasihan: BERANI BERKURBAN
    ‘Terhapus namanya dari kitab kehidupan’? (Kel. 32:32), ‘Terkutuk dan terpisah dari Kristus’? (Roma 9:3), Wow…sebuah ungkapan yang menunjukkan kesediaan...
  • Belas Kasihan Menggerakkan
    Matius 14:13-21
    Sungguh menarik, perikop bacaan hari ini dimulai dengan sebuah pernyataan: “….tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan…” (Mat. 14:14). Artinya, belas...
  • Jumpai KRISTUS, dan Berubahlah!
    Kita menyadari bahwa perubahan adalah bagian dari kehidupan. Ketika kita membandingkan situasi kita di masa kini dan masa lalu,...