Keluar Dari Kegelapan

Yohanes12: 20-36

Belum ada komentar 50 Views

Siapa yang berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi. (Yoh. 12:35c)

Abad pertengahan di Eropa sering disebut sebagai abad- abad kegelapan. Padahal, Eropa di masa itu adalah pusat kekristenan. Sayangnya, saat itu gereja sendiri kehilangan arah. Gereja banyak dimasuki kepentingan-kepentingan politik. Bahkan, di kala itu praktik korupsi merajalela, juga konflik dan peperangan.

Kegelapan adalah simbol dari kejahatan. Injil Yohanes mengingatkan bahwa berada dalam kegelapan akan membuat manusia kehilangan arah. Manusia tidak tahu ke mana ia akan pergi. Artinya, kejahatan itu membutakan. Kejahatan membuat manusia tidak bisa bergerak maju. Sebaliknya, manusia akan terjebak dalam praktik-praktik yang mematikan. Kejahatan adalah manifestasi kuasa dosa. Inilah yang membuat manusia sulit lepas dari hal itu. Yesus Kristus adalah jawaban terhadap dosa. Ia adalah Sang Terang yang menuntun manusia ke jalan baru. Ia yang membawa manusia keluar dari kegelapan ke dalam terang kehidupan. Sayangnya, tidak semua manusia hidup di dalam Kristus.

Gereja yang mengaku Yesus Kristus sebagai Tuhan pun tidak selalu hidup di dalam Dia. Hanya dengan bibir mereka mengaku Yesus, tetapi hati mereka jauh dari-Nya. Inilah yang membuat gereja berada di abad-abad kegelapan. Bukannya menjadi pembawa terang, gereja justru terjebak dalam berbagai praktik kejahatan. Supaya pengalaman pahit itu tidak terulang, kita harus sungguh-sungguh hidup di dalam Kristus. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Yesus Kristus adalah Sang Terang yang membawa manusia keluar dari kegelapan kepada terang. Karena itu, jangan kembali dalam kegelapan. Berjalanlah di dalam dan menjadi terang.

Ayat Pendukung: Yes. 49:1-7; Mzm. 71:1-14; 1 Kor. 1:18-31; Yoh. 12:20-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...