Yesus menjawab mereka, “Percayalah kepada Allah!” (Markus 11:22)
Wilma Rudolph adalah wanita Amerika kulit hitam pertama yang memperoleh tiga medali emas di Olimpiade Musim Panas 1960. Tidak ada yang menyangka bahwa seorang bayi yang lahir prematur dan mengidap polio dapat menjadi kebanggaan bangsanya melalui cabang olahraga atletik. Saat Wilma masih kanak-kanak, ibunyalah yang dengan sepenuh hati yakin bahwa anaknya akan bisa berlari. Ia menempuh perjalanan jauh untuk membawa anaknya menjalani terapi. Ia mengajarkan anaknya untuk tidak putus asa, terus bangkit, dan tidak menyerah. Setiap kali Wilma kecil terjatuh, ia bangkit kembali sambil mengingat perkataan ibunya, “Ayo, Wilma, kamu bisa!”
Beriman berarti menaruh percaya kepada Tuhan dan yakin bahwa di dalam Tuhan selalu ada harapan. Saat seseorang beriman dan berdoa, ia akan merasa yakin bahwa ada harapan dan kekuatan dari Tuhan. Hal itu membuat seseorang bertahan, bahkan mampu melawan keadaan. la menjadi kuat karena keyakinan bahwa Tuhan akan menguatkannya. Sebaliknya, jika kita memulai dengan keraguan, kita akan bersikap seadanya dan menjalani segalanya dengan setengah hati.
Apa yang kita pikirkan sering kali tercermin dalam doa kita. Jika kita berkata, “Saya tidak bisa,” maka kita cenderung tidak akan mampu melakukannya. Namun, jika kita berdoa kepada Tuhan dan berkata, “Saya bisa,” maka keyakinan akan tumbuh dalam diri kita, membuat kita terus percaya bahwa kita mampu. Itulah kekuatan doa. [Pdt. Cordelia Gunawan]
REFLEKSI:
Yakin dan percayalah, kita pasti bisa dengan pertolongan dan pimpinan Tuhan.
Ayat Pendukung: Kej. 50:22-26; Mzm. 133; Mrk. 11:20-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.




Komentar Anda
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.