Kekuatan dalam Kelemahan

Lukas 18:1-8

Belum ada komentar 731 Views

“Tidakkah Allah Akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang-malam berseru kepada-Nya?” (Luk. 18:7)

Ada dua ekstrem dalam perumpamaan Yesus yang menjadi renungan hari ini. Satu sisi, hakim yang tidak takut akan Allah, tidak menghormati siapa pun, dan lalim. Di lain sisi, janda. Janda, dalam Lukas, menggambarkan ketidakberdayaan secara ekonomi dan kekuasaan. Janda tersebut tak jemu-jemu mendatangi hakim lalim itu untuk mengajukan perkaranya. Ujung-ujungnya, si hakim menyerah juga karena keuletan si janda. “Baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku,“ gumam si hakim.

Secara elok, Lukas mengisahkan bahwa pada dasarnya kekuatan manusia ada lemahnya, dan kelemahan manusia itu mengandung kekuatan. Sekuat-kuatnya sifat manusia, ia ada batasnya. Sebaliknya, selemah-lemahnya kondisi manusia, ia mengandung kekuatan. Meskipun situasi si hakim dan si janda hanya kejadian sesaat dalam hidup, tetapi memang ada kekuatan tak terduga itu.

Perumpamaan ini merupakan ajaran Yesus tentang iman. Iman terwujud dalam ketekunan. Tekun adalah tidak jemu-jemu berupaya, berusaha, bekerja, dan berikhtiar. Iman bukanlah hasil yang diperoleh secara gratis, instan, atau cuma-cuma. Iman adalah usaha keras seseorang dalam mempertaruhkan kebenaran dan hidupnya. Jadi, seorang beriman bukan yang memperoleh hasil tanpa bekerja atau hanya berdoa dan langsung mendapat; melainkan yang belajar, tekun, dan berusaha sekuat tenaga dan pikiran. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Sertai kami dalam berusaha dengan mengandalkan kekuatan-Mu, ya Allah. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 31:27-34; Mzm. 119:97-104; 2Tim. 3:14-4:5; Luk. 18:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...
  • Pemberontakan Versus Kasih Setia
    Keluaran 33:1-6
    “Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, … Kamu akan masuk ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu....