Keinginan Berkuasa

Bilangan 12:1-9

Belum ada komentar 155 Views

“Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?” (Bil. 12:8)

Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844-1900) mengatakan bahwa keinginan paling kuat dalam diri manusia adalah keinginan berkuasa (will to power). Keinginan berkuasa dinyatakan dengan melakukan berbagai cara. Yang jelas, keinginan berkuasa menunjukkan nafsu bermegah diri.

Dari Kitab Bilangan hari ini, kita membaca kisah Miryam dan Harun yang ingin berkuasa atas umat Israel. LAI memberi judul perikop ini: “Pemberontakan Miryam dan Harun.” Pertanyaannya adalah: terhadap siapa Miryam dan Harun memberontak? Terhadap Musa atau TUHAN? Kitab Bilangan mengungkapkan bahwa Miryam dan Harun merasa diri seperti Musa, punya kuasa menyampaikan firman TUHAN. Mereka membicarakan Musa dan berpikir TUHAN berkenan kepada mereka juga. Tentang perilaku mereka itu TUHAN menegaskan, Dialah yang menentukan seseorang sebagai perantara-Nya. Dalam hal ini, TUHAN memilih Musa, seorang yang dipandang setia. Pada akhir kisah, penulis Bilangan menunjukkan, keinginan berkuasa pada gilirannya berakibat fatal, yakni murka TUHAN.

Jadi, berhati-hatilah dengan keinginan berkuasa. Apakah motivasi kita sebenarnya ketika ingin meraih kekuasaan? Kekuasaan seharusnya diperlakukan sebagai alat untuk berbagi berkat kepada sesama, bukan sebagai tujuan yang membawa mudarat bagi sesama. Bagaimanapun kita seharusnya takut akan TUHAN. Dialah yang empunya kerajaan, kuasa, dan kemuliaan sampai selama-lamanya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

DOA:
Ya Allah, ingatkan dan sadarkanlah aku ketika keinginan berkuasa memenuhi diriku. Kiranya aku hidup sesuai kehendak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 63:1-8; Bil. 12:1-9; Why. 18:21-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tiga Hal Menghadapi Penderitaan
    2 Timotius 2:1-7
    … jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. (2Tim. 2:1) Firman Tuhan hari ini menyampaikan tiga analogi mengenai...
  • Pertobatan Membawa Kesejahteraan
    Yeremia 25:1-14
    “… Aku akan mengganjar mereka … setimpal dengan perbuatan tangan mereka.” (Yer. 25:14) Kitab Yeremia ini menginformasikan tentang peran...
  • Penderitaan Manusia Dan Misteri Allah
    Ratapan 5:1-22
    Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali …. (Rat. 5:21) Kitab Ratapan ini ditutup dengan menanyakan...
  • Iman Adalah Kunci Sikap Beriman
    1 Yohanes 5:1-5, 13-21
    … semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. (1Yoh. 5:4) Tantangan hidup di dunia sekuler adalah kebertahanan sikap beriman...
  • Tuhan Bagi Yang Pedih Hati
    Ratapan 1:16-22
    “… banyaklah keluh kesahku, dan pedih hatiku.” (Rat. 1:22) Kesedihan adalah hal biasa. Namun, penulis Kitab Ratapan mengungkapkan kepedihan....