KEGEMBIRAAN

Ester 9:1-5, 18-23

Belum ada komentar 91 Views

Sebab, pada hari-hari itu orang Yahudi aman dari musuhnya… Mereka juga diwajibkan menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita serta hari untuk antar-mengantar makanan dan bersedekah kepada orang miskin. (Ester 9:22)

Euforia adalah suatu perasaan gembira yang berlebihan. Kegembiraan itu bisa disebabkan karena sesuatu yang lama dinantikan akhirnya datang atau terjadi juga. Bisa juga karena sesuatu yang tampak mustahil terjadi, ternyata menjadi kenyataan. Kegembiraan yang berlebihan bisa saja memicu tindakan-tindakan anarkis yang berujung pada kekacauan.

Bangsa Yahudi akhirnya terbebas dari ketakutan terhadap para musuhnya yang selama ini terus berusaha membunuh dan memusnahkan mereka. Kekuasaan Mordekhai semakin besar dan itu memberi jaminan perlindungan terhadap mereka. Memang terjadi tindak kekerasan di beberapa tempat. Namun, hal itu merupakan buah yang dituai oleh setiap orang yang berniat jahat terhadap sesamanya. Fokus utama ketika mereka merayakan kemenangan di bulan Adar bukanlah tindak kekerasan. Justru pada hari itu mereka menjadikannya sebagai hari perjamuan, di mana mereka saling antar-mengantar makanan dan menyatakan kepedulian terhadap orang-orang miskin. Pada awalnya saat undang-undang Raja Ahasweros dilaksanakan, terjadilah euforia di beberapa tempat, tetapi hal itu segera diredam dengan penetapan hari perjamuan yang menekankan tindakan kasih.

Kita boleh bergembira oleh karena suatu peristiwa. Namun, hendaknya kegembiraan itu tidak menimbulkan dampak yang negatif bagi orang lain. Kegembiraan yang sejati semestinya mendorong dilakukannya perbuatan-perbuatan kasih bagi sesama. Kegembiraan adalah suatu berkat maka harus juga menjadi berkat bagi orang lain. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Tuhan, jadikan kegembiraan yang kami alami sebagai pendorong untuk melakukan perbuatan kasih kepada sesama kami. Amin.

Ayat Pendukung: Est. 1:1-5, 18-23; Mzm. 122; Luk. 12:4-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...