Kedukaan dan Pengharapan

Matius 27:57-66

Belum ada komentar 292 Views

“… lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia” (Mat. 27:60).

Dalam perayaan Sabtu Sunyi, umat percaya menghayati masa transisi dari peristiwa kematian Yesus dan kebangkitan-Nya. Masa transisi tersebut mengandung dua aspek yang saling menyatu, yaitu kedukaan dan harapan. Dimensi kedukaan karena Yesus telah wafat di atas kayu salib yang dirayakan pada hari Jumat Agung. Dimensi harapan karena Yesus bangkit dari kematian-Nya pada hari Paskah.

Karya keselamatan Allah telah terjadi secara sempurna dalam kematian Kristus sehingga pada hari “Sabat Kedua” jenazah Kristus diam terkubur dalam perut bumi. Melalui kematian Kristus, Allah menciptakan kehidupan baru. Sabtu Sunyi juga disebut Sabbatum Sanctum, yaitu Sabat yang kudus. Dalam keheningan Sabtu Sunyi, Kristus memberitakan kabar baik, yaitu Injil sehingga umat yang telah terpenjarakan oleh kuasa dosa dan hukuman Allah diselamatkan (1Ptr. 3:20). Dalam keheningan Sabtu Sunyi, umat merayakan karya keselamatan Allah di dalam Kristus yang telah menembus dimensi waktu dan kematian. Kita dimampukan untuk mengatasi setiap pengalaman kedukaan dengan membangun harapan.

Selaku manusia kita sering kehilangan harapan saat terpuruk dalam kedukaan. Namun, kegelapan dan kesuraman di dalam kedukaan telah diubah Kristus menjadi harapan yang pasti. Bahkan, di dalam Kristus, kita selaku umat percaya mengalami kehidupan baru yang bermakna. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Ya Kristus, biarlah di dalam rangkulan kasih-Mu setiap kami mampu mengubah kedukaan menjadi harapan yang bermakna. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 14:1-14/Rat. 3:1-9, 19-24; Mzm. 31:2-5, 16-17; 1Ptr. 4:1-8; Mat. 27:57-66/Yoh. 19:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Masih Diberi Kesempatan
    Matius 12:15-21
    Yesus mengetahui hal itu lalu menyingkir dari sana. (Matius 12:15) Ayat nas di atas membuka bacaan kita hari ini....
  • Di Balik Alasan
    Yeremia 1:4-10
    Maka aku menjawab, “Ah, Tuhan ALLAH, sesungguhnya aku tidak pandai bicara….” Akan tetapi, TUHAN berfirman kepadaku…”Jangan takut kepada mereka,...
  • UPS AND DOWNS
    Mazmur 89:5-37
    Maka Aku akan menghukum pelanggaran mereka dengan gada… Tetapi, kasih setia-Ku tidak akan Kutarik darinya….(Mazmur 89:33,34) Jika kita beranggapan...
  • Pentingnya Berlatih
    Kisah Para Rasul 9:19b-31
    “… karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” (Matius 3:15) “… tetapi bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak- Mulah yang...
  • Beneran Bertobat?
    Kisah Para Rasul 9:19b-31
    Saulus tinggal bersama mereka di Yerusalem, dan dengan berani mengajar dalam nama Tuhan. (Kisah Para Rasul 9:28) “Sekali lancung...