Kedukaan dan Pengharapan

Matius 27:57-66

Belum ada komentar 303 Views

“… lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia” (Mat. 27:60).

Dalam perayaan Sabtu Sunyi, umat percaya menghayati masa transisi dari peristiwa kematian Yesus dan kebangkitan-Nya. Masa transisi tersebut mengandung dua aspek yang saling menyatu, yaitu kedukaan dan harapan. Dimensi kedukaan karena Yesus telah wafat di atas kayu salib yang dirayakan pada hari Jumat Agung. Dimensi harapan karena Yesus bangkit dari kematian-Nya pada hari Paskah.

Karya keselamatan Allah telah terjadi secara sempurna dalam kematian Kristus sehingga pada hari “Sabat Kedua” jenazah Kristus diam terkubur dalam perut bumi. Melalui kematian Kristus, Allah menciptakan kehidupan baru. Sabtu Sunyi juga disebut Sabbatum Sanctum, yaitu Sabat yang kudus. Dalam keheningan Sabtu Sunyi, Kristus memberitakan kabar baik, yaitu Injil sehingga umat yang telah terpenjarakan oleh kuasa dosa dan hukuman Allah diselamatkan (1Ptr. 3:20). Dalam keheningan Sabtu Sunyi, umat merayakan karya keselamatan Allah di dalam Kristus yang telah menembus dimensi waktu dan kematian. Kita dimampukan untuk mengatasi setiap pengalaman kedukaan dengan membangun harapan.

Selaku manusia kita sering kehilangan harapan saat terpuruk dalam kedukaan. Namun, kegelapan dan kesuraman di dalam kedukaan telah diubah Kristus menjadi harapan yang pasti. Bahkan, di dalam Kristus, kita selaku umat percaya mengalami kehidupan baru yang bermakna. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Ya Kristus, biarlah di dalam rangkulan kasih-Mu setiap kami mampu mengubah kedukaan menjadi harapan yang bermakna. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 14:1-14/Rat. 3:1-9, 19-24; Mzm. 31:2-5, 16-17; 1Ptr. 4:1-8; Mat. 27:57-66/Yoh. 19:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...
  • Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya
    Yehezkiel 39:7-8, 21-29
    Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka....
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...