Di Balik Alasan

Yeremia 1:4-10

Belum ada komentar 38 Views

Maka aku menjawab, “Ah, Tuhan ALLAH, sesungguhnya aku tidak pandai bicara….” Akan tetapi, TUHAN berfirman kepadaku…”Jangan takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau….” (Yeremia 1:6,7,8)

Pernahkah kata-kata seperti, “Aku tidak pandai bicara,” atau, “Aku tidak punya waktu,” atau juga, “Aku masih muda,” menjadi alasan kita ketika diminta terlibat dalam sebuah kepanitiaan, badan pelayanan, atau kemajelisan?

Yeremia pernah mengucapkan alasan serupa ketika TUHAN memintanya menjadi nabi. Bagi orang Israel, menjadi nabi bukanlah sekadar soal kemauan pribadi, seperti ketika seseorang ingin menjadi tukang kayu, nelayan, atau penjual kain ungu. Menjadi nabi adalah pilihan TUHAN sendiri. Oleh karena itu dapat dimengerti bila Yeremia merasa sungkan dan gentar saat diminta menjalani “profesi” yang TUHAN pilihkan untuknya. la takut gagal menyampaikan perintah-Nya. la khawatir orang tidak percaya kepadanya. Bagaimana jika begini atau begitu? Syukurlah, TUHAN mengenal Yeremia dengan sangat baik. TUHAN mengerti bahwa Yeremia bukan tidak mau bekerja bagi-Nya, melainkan ia takut tidak mampu mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya. Memahami hal ini, TUHAN berkata kepada Yeremia, “Jangan takut….”

Kita pun kerap bersikap seperti Yeremia. Ketika Tuhan meminta kita melakukan sesuatu, kita takut gagal. Kita berpikir, daripada Tuhan kecewa, lebih baik bukan kita yang mengerjakannya. Namun, Tuhan tidak menghendaki kita menjadi serba bisa dalam melaksanakan kehendak- Nya, melainkan bersedia mengerjakannya bersama-Nya. Jadi, masihkah kita menolak ajakan-Nya? [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Tuhan bukan mencari seorang yang serba bisa. Dia mencari seorang yang mau bekerja bersama-Nya.

Ayat Pendukung: Yer. 1:4-10; Mzm. 89:5-37; Kis. 8:4-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BERDIAMLAH
    Matius 17:1-9
    Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan sungguh baik kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biariah kudirikan di sini...
  • Sikap Terhadap Kebenaran
    Markus 9:9-13
    Tetapi, Aku berkata kepadamu: Elia memang sudah datang dan orang memperiakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada...
  • Perjumpaan Allah dan Manusia
    Keluaran 19:19b-25
    Lalu TUHAN turun ke atas Gunung Sinai, ke puncak gunung itu. Kemudian TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu,...
  • Tanggung Jawab
    Mazmur 2
    Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai hakim-hakim dunia! Layanilah TUHAN dengan takut dan bersukacitalah dengan...
  • Kebenaran Mutlak
    Yohanes 8:12-30
    Kata Yesus kepada mereka, “Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku...