Keberagaman dan Kesatuan

Keberagaman dan Kesatuan

2 Komentar 447 Views

Hari ini kita merayakan 28 tahun jemaat ini. Selamat ulang tahun bagi kita semua! Selama 28 tahun kita memasuki masa depan sebagai satu komunitas. Perjalanan tersebut bagai meniti seutas tali dengan sebatang galah penyeimbang. Dibutuhkan kesadaran penuh untuk menyeimbangkan dua hal yang sama pentingnya dan karenanya perlu dipertahankan bersama-sama pula. Pun masing-masing sama berbahayanya, jika kita hanya menekankan yang satu dan abai terhadap yang lain. Keduanya adalah: keberagaman dan kesatuan. Menekankan keberagaman tanpa peduli pada kesatuan hanya akan menggiring kita pada kemajemukan radikal yang dengan mudah berubah menjadi perpecahan. Dan kita akan hancur! Sebaliknya, menekankan kesatuan tanpa sungguh-sungguh merayakan keberagaman juga berbahaya, sebab bisa jadi kesatuan kita menjadi palsu dan hanya berujung pada penyeragaman yang membosankan. Dan itu pun akan menghancurkan kita. Menyeimbangkan keduanya, dengan demikian, adalah panggilan iman kita bersama.

1 Korintus 12 adalah sebuah risalah iman yang mendorong kita untuk percaya bahwa keseimbangan keduanya sungguh-sungguh bukan upaya kita pertama-tama, melainkan karya Roh Kudus. Roh Kudus adalah Roh Kristus, yang menghargai kepelbagaian jemaat sekaligus mengarahkan komunitas yang beragam anggota dan karunia itu agar secara bersama-sama berpusat pada Kristus yang satu. “Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.” Demikian ujar Paulus di ayat 4-5.

Izinkanlah karya Roh Kudus yang sama memperkaya kehidupan jemaat GKI Pondok Indah yang tengah memasuki usia ke-28 ini. Ujar bijak dari John C. Maxwell ini kiranya memeriahkan perayaan hari jadi kita tahun ini:

“Three reasons problems are inevitable; first, we live in a world of growing complexity and diversity; second, we interact with people;
and third, we cannot control all the situation we face.”

JA

2 Comments

  1. Jenny Karuh

    Dirgahayu GKI Pondok Indah…Terus berkarya dan melayani menjadi dan membagi berkat bagi banyak orang di dalam atau pun di luar tembok gereja. God bless and use you more!

  2. Taklemarto

    Bapak Pdt. Rudianto Djajakartika yth,

    Salam kasih dalam Tuhan Yesus,
    Saya Taklemarto salah seorang pendeta muda di Gereja Toraja Mamasa (Anggota PGI). Saya patut memuji Tuhan, karena Dia memberikan kepada umatnya (bukan hanya GKI-PI, tetapi juga umat Tuhan di luar GKI-PI termasuk GTM) seorang pelayanan yang baik, yakni Bapak Pdt. Rudianto Djajakartika. Oleh karunia Tuhan Pak Rudianto dapat memberikan pamahan, penjelasan, dan pencerahan kepada kami, mengenai banyak hal yang kami anggap sulit dipahami dalam Alkitab. Terima kasih banyak kepada Pak Rudianto. Kiranya Tuhan tetap memberkati Bapak, dan terus melaksanakan pelayanan yang sangat baik ini.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...