Kebahagiaan

Yesaya 48:17-21

Belum ada komentar 1358 Views

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti ….” (Yes. 48:18)

“Laut kan kuseberangi, gunung pun sudah kudaki, hanya untuk kumencari, di mana kebahagiaan itu?” adalah sepenggal lirik lagu yang melukiskan upaya manusia mencari kebahagiaan, namun tidak ditemukan. Apakah kebahagiaan sulit atau mudah diperoleh?

Perikop ini memberikan jawabannya. Kebahagiaan itu tidak sulit diperoleh. Kuncinya sederhana. Cukup mendengar dan melakukan perintah Tuhan maka kebahagiaan akan mengalir tiada hentinya. Nabi Yesaya diutus Tuhan untuk menyampaikan pesan kepada umat Israel mengenai rencana penebusan-Nya. Tuhan menjanjikan keselamatan kepada umat-Nya, bahwa Ia akan memberikan kebahagiaan kepada umat Israel jika mereka memperhatikan semua perintah-Nya. Umat Israel harus mendengarkan Allah karena Ia satu-satunya Pencipta. Mereka harus taat kepada-Nya. Namun, kepada umat yang tidak mendengarkan-Nya, Ia membiarkan mereka hidup dalam pengasingan dan kehilangan damai sejahtera serta kebahagiaan.

Renungan hari ini mengingatkan kita bahwa kunci kebahagiaan adalah menaati dan melakukan kehendak Tuhan. Kebahagiaan berlimpah-limpah yang tidak pernah habis akan mengikuti setiap orang yang taat pada firman Tuhan. Jika ingin bahagia, jauhi apa yang jahat dan tidak berkenan kepada Allah. Mintalah Roh Kudus menolong kita untuk memiliki sikap rendah hati mau dituntun, ditegur, dan dididik oleh firman Tuhan sehingga kita dapat melakukan perintah-perintah-Nya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Jangan bermimpi mendapatkan kebahagiaan sejati, jika kita tidak menuruti perintah-perintah Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 78:1-4, 12-16; Yes. 48:17-21; Yak. 4:11-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...