Kebahagiaan

Yesaya 48:17-21

Belum ada komentar 418 Views

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti ….” (Yes. 48:18)

“Laut kan kuseberangi, gunung pun sudah kudaki, hanya untuk kumencari, di mana kebahagiaan itu?” adalah sepenggal lirik lagu yang melukiskan upaya manusia mencari kebahagiaan, namun tidak ditemukan. Apakah kebahagiaan sulit atau mudah diperoleh?

Perikop ini memberikan jawabannya. Kebahagiaan itu tidak sulit diperoleh. Kuncinya sederhana. Cukup mendengar dan melakukan perintah Tuhan maka kebahagiaan akan mengalir tiada hentinya. Nabi Yesaya diutus Tuhan untuk menyampaikan pesan kepada umat Israel mengenai rencana penebusan-Nya. Tuhan menjanjikan keselamatan kepada umat-Nya, bahwa Ia akan memberikan kebahagiaan kepada umat Israel jika mereka memperhatikan semua perintah-Nya. Umat Israel harus mendengarkan Allah karena Ia satu-satunya Pencipta. Mereka harus taat kepada-Nya. Namun, kepada umat yang tidak mendengarkan-Nya, Ia membiarkan mereka hidup dalam pengasingan dan kehilangan damai sejahtera serta kebahagiaan.

Renungan hari ini mengingatkan kita bahwa kunci kebahagiaan adalah menaati dan melakukan kehendak Tuhan. Kebahagiaan berlimpah-limpah yang tidak pernah habis akan mengikuti setiap orang yang taat pada firman Tuhan. Jika ingin bahagia, jauhi apa yang jahat dan tidak berkenan kepada Allah. Mintalah Roh Kudus menolong kita untuk memiliki sikap rendah hati mau dituntun, ditegur, dan dididik oleh firman Tuhan sehingga kita dapat melakukan perintah-perintah-Nya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Jangan bermimpi mendapatkan kebahagiaan sejati, jika kita tidak menuruti perintah-perintah Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 78:1-4, 12-16; Yes. 48:17-21; Yak. 4:11-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menilai Zaman
    Matius 24:15-27
    “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Luk. 12:56)...
  • Jangan Terkecoh
    Matius 24:15-27
    “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya...
  • Pegang Teguh Imanmu
    Ibrani 10:32-39
    Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. (Ibr. 10:35) Saat tentara merah berkuasa di China...
  • Tuhan Atas Sabat
    Lukas 6:1-5
    Kata Yesus lagi kepada mereka: ”Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” (Luk. 6:5) Perintah keempat dari dasa Titah...
  • Jangan Membalas!
    Ibrani 10:26-31
    “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.” (Ibr. 10:30) Film yang sering...