Kasih Tuhan Melingkupi Semua Ciptaannya

Kejadian 8:1-19

Belum ada komentar 164 Views

“Keluarlah dari bahtera itu, engkau bersama-sama dengan istrimu serta anak-anakmu dan isteri anak-anakmu; segala binatang yang bersama-sama dengan engkau ….” (Kej. 8:16-17)

Dr. Sugeng Widodo bersama dengan tim kecilnya bekerja keras untuk mengevakuasi dan merawat hewan yang menderita luka bakar, menghirup asap, dan cedera lainnya akibat erupsi Gunung Semeru. Mereka berhasil mengevakuasi 150 sapi dan 200 domba. Hewan dan ternak dianggap sebagai korban yang sering terlupakan.

Nuh, istrinya, anak-anaknya, dan semua menantunya diselamatkan Tuhan dari bahaya air bah. Bukan hanya Nuh sekeluarga, Tuhan juga menyelamatkan binatang-binatang. Segala binatang yang jantan dan betina, yang haram dan tidak haram, yang liar dan yang dapat diternak, tinggal di dalam bahtera selama air bah melanda bumi. Nuh, keluarganya, dan segala binatang itu, tinggal di dalam bahtera sampai air bah benar-benar surut. Lalu Tuhan berfirman, “Keluarlah dari bahtera itu, engkau bersama-sama dengan isterimu serta anak-anakmu dan isteri anak-anakmu; segala binatang yang bersama-sama dengan engkau” (Kej. 8:16).

Kasih Tuhan melingkupi segala ciptaan. Tuhan mengingat dan ingin menyelamatkan segala ciptaan-Nya. Tindakan manusia yang berdosa telah merusak relasi persekutuan kasih di antara ciptaan-Nya. Namun, Tuhan mau memulihkan persekutuan kasih yang rusak itu melalui tindakan penyelamatan-Nya. Bagi kita, tindakan penyelamatan Allah itu berpuncak pada karya Kristus. Karena itu, sudah seharusnya kita mengisi hidup ini dengan menyatakan kasih kepada segala ciptaan Allah. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

REFLEKSI:
Sebagai ciptaan Allah, kita dipanggil untuk menyatakan kasih kepada ciptaan Allah lainnya.

Ayat Pendukung: Mzm. 124; Kej. 8:1-19; Rm. 6:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...