Kasih Menembus Batas

Kisah Para Rasul 10:23b-33

Belum ada komentar 140 Views

Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku,bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir. (Kis. 10:28b)

Rudi senang karena media sosial telah mempertemukannya dengan kawan-kawannya dulu di SMA. Dengan segera, mereka membentuk grup komunitas. Ramai dan heboh saat mengingat kenakalan mereka ketika masih berpakaian putih abu-abu. Namun, itu hanya berlangsung sebentar. Akhir-akhir ini, percakapan di grup diwarnai oleh ketegangan. Satu persatu kawan meninggalkan grup karena merasa tidak nyaman. Sebagai orang yang diberi label minoritas, sebenarnya, Rudi pun ingin meninggalkan grup tersebut. “Andai manusia tidak membangun batas-batas karena keyakinan/agama, suku atau apa pun, betapa indahnya dunia ini,” pikir Rudi.

Petrus dididik dalam ajaran Yahudi yang sangat keras menerapkan batas antara umat pilihan dan bukan. Yang bukan umat pilihan dipandang najis dan ada larangan keras bagi orang Yahudi untuk bergaul atau menginjakkan kaki di rumah mereka. Jika orang Yahudi nekat melakukannya, mereka pun dianggap najis. Namun, Tuhan justru menyuruh Petrus untuk datang ke rumah Kornelius yang dianggap najis itu. Secara nyata, Tuhan menunjukkan bagaimana kasih-Nya menembus batas-batas yang diciptakan oleh manusia.

Jika Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada setiap orang tanpa batas, tanpa membeda-bedakan, lalu apa hak kita memberikan label atau batasan kepada orang-orang tertentu? Apa hak kita mengucilkan orang-orang yang tidak sama dengan kita? [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Setinggi apa pun batas yang dibangun manusia, kasih Allah dapat menembus batas itu.

Ayat Pendukung: Mzm. 35:11-28; Yeh. 1:1; 2:1 Kis. 10:23b-33
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...