Kasih: Berani mempercayai

Kasih: Berani mempercayai

Belum ada komentar 8 Views

Saya senang dengan terjemahan ayat bacaan kita dalam bahasa Indonesia sehari-hari (BIS): “Ia tahan menghadapi segala sesuatu dan mau percaya akan yang terbaik pada setiap orang; dalam keadaan yang bagaimanapun juga orang yang mengasihi itu tidak pernah hilang harapannya dan sabar menunggu segala sesuatu.”

Kasih, memang seharusnya mau mempercayai, bahwa dalam diri setiap orang selalu ada yang baik yang bisa dilakukannya. Karena itulah, orang yang mengasihi tidak pernah kehilangan pengharapan baiknya pada setiap orang. Ia juga selalu sabar menunggu datangnya yang baik itu. Teman-teman dari Rawinala serta tokoh gereja: Fanny J Crosby adalah bukti nyata, bahwa dalam segala keterbatasan, tetap ada sesuatu yang baik yang bisa dilakukan.

Bukankah kasih semacam ini yang selalu kita butuhkan dalam relasi kita dengan anggota keluarga dan sesama?

 

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menjadi Gereja Responsif
    Kisah Para Rasul 6: 1-7
    Seorang ibu pernah bercerita mengenai pengalamannya melahirkan anak pertama. Ketika proses kelahiran usai, respon awal sang bayi adalah hal...
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...