Jangan Menerima Suap

Ulangan 16:18-20

Belum ada komentar 36 Views

Janganlah memutarbalikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar. (Ul. 16:19)

Hakim dalam pengadilan haruslah memutuskan dengan adil. Hakim tidak boleh memandang bulu. Hakim juga tidak boleh menerima suap. Keputusan yang dibuat hakim haruslah sesuai fakta dalam persidangan.

Dalam tradisi Perjanjian Lama, mengangkat seorang hakim untuk sebuah wilayah adalah hal yang wajar. Hakim memegang peran penting dalam pemerintahan; pendapat hakim didengarkan oleh pemerintah. Firman Tuhan mengatakan hakim tidak boleh memutarbalikkan fakta. Hakim juga tidak boleh memandang bulu atau membeda-bedakan; semua orang sama di mata hukum. Hakim juga tidak boleh menerima suap, sebab suap membuat mata hakim tertutup pada kebenaran. Menerima suap berarti menempatkan uang lebih tinggi dari keadilan; menerima suap berarti tidak lagi percaya kepada suara Tuhan yang bekerja di dalam hati kita; menerima suap juga berarti menghalalkan segala cara demi kemenangan. Padahal, maksud sebuah pengadilan adalah untuk mendapatkan keadilan. Karena itu, sebuah pengadilan yang baik haruslah diisi oleh hakim yang adil dan bijaksana.

Demi kemenangan, banyak orang menghalalkan berbagai cara, termasuk melakukan suap. Tetapi, janganlah kita tergoda untuk menerima suap! Sebagaimana Tuhan, Sang Hakim Agung bertindak adil, kita pun harus melakukan dan memperjuangkan keadilan! Selain itu, kita pun tidak boleh memberi suap demi memenangkan keinginan kita sendiri. [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Jauhkanlah diri dari keinginan menerima suap, sebab kebenaran dan keadilan tidak akan terungkap karenanya!

Ayat Pendukung: Mzm. 15; Ul. 16:18-20; 1Pet. 3:8-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan