Jangan Lalai Terhadap Sesama

Nehemia 5:1-13

Belum ada komentar 61 Views

Aku berkata lagi,”Tidak patut apa yang kamu lakukan itu! Bukankah kamu harus hidup dalam takut akan Allah kita supaya terhindar dari cercaan bangsa-bangsa lain, musuh-musuh kita? (Nehemia 5:9)

Ketika pandemi Covid 19 melanda, banyak anggota jemaat yang mengalami kesulitan. Salah satunya adalah Bapak Ponco yang biasa berjualan aki di kios kecil di depan rumahnya. Sebelum pandemi pun penghasilannya hanya pas-pasan untuk menghidupi keluarganya. Namun ia bersyukur karena mendapat bantuan dari gereja dan dari orang-orang yang peduli padanya, sehingga ia dapat bertahan.

Nehemia mendengar keluhan dari rakyat yang menderita karena mereka harus menggadaikan ladang dan kebun anggur untuk mendapat gandum pada masa kelaparan. Bahkan mereka terpaksa membiarkan anak-anak mereka menjadi budak untuk bertahan hidup. Ketika mendengarnya, Nehemia menjadi sangat marah kepada para penguasa. Nehemia menilai apa yang dilakukan para penguasa itu tidak patut, sebab seharusnya mereka membela rakyatnya. Penderitaan yang dialami rakyat jangan sampai membuat bangsa-bangsa lain menghina umat pilihan Allah yang seolah tidak dipedulikan-Nya. Setelah peringatan keras Nehemia, akhirnya para penguasa itu mengembalikan ladang, kebun anggur, dan rumah yang dirampas serta menghapuskan hutang rakyat kecil.

Kita perlu memperhatikan sesama kita yang berada dalam kesulitan dan berusaha untuk menolong mereka, sebab sesungguhnya Tuhan peduli pada keadaan umat-Nya. Ia tidak akan tinggal diam. Lakukanlah apa yang baik bagi sesama kita di dalam takut akan Tuhan, sebab Ia sanggup melakukan segala perkara untuk menegur kita apabila kita lalai terhadap sesama. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Kita perlu peka untuk menolong sesama yang membutuhkan karena Tuhan peduli.

Ayat Pendukung: Neh. 5:1-13; Mzm. 19; Luk. 2:39-52
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...