Jangan Jadi Rumah Kosong!

Matius 12:43-45

Belum ada komentar 115 Views

Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur. (Mat. 12:44)

Kita sering mendengar bahwa ada banyak pencuri yang masuk pada saat kondisi rumah kosong atau tidak berpenghuni. Mengapa? Karena rumah kosong atau tidak berpenghuni tidak terjaga keamanannya. Oleh sebab itu, rumah kosong selalu menjadi tempat yang menarik bagi orang-orang jahat untuk memasukinya. Biasanya, mereka akan merusak bagian rumah agar bisa dimasuki secara paksa sehingga dapat meneruskan tindak kejahatan yang akan mereka lakukan.

Teks Alkitab hari ini menyatakan bahwa hati manusia bagaikan sebuah rumah. Setiap orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan hatinya digambarkan seperti rumah yang bersih tersapu dan rapi teratur. Sebab, hatinya (rumahnya) telah dibersihkan dari kuasa roh kejahatan. Hati yang telah bersih ini jangan dibiarkan kosong. Hati yang telah diperbarui ini harus diisi dengan kehadiran Tuhan. Jika tidak demikian, hati kita akan diisi kembali oleh kuasa jahat yang lebih kuat lagi yang akan membuat hidup kita menjauh dari Tuhan dan melakukan berbagai perbuatan yang lebih buruk kepada sesama. Karena itu, kita harus mengisi hati yang bagaikan rumah ini dengan isi yang berkualitas baik, yaitu ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan.

Hati kita jangan dibiarkan kosong. Pastikan tidak ada ruang kosong dalam hati kita yang dapat menjadi celah masuknya kuasa kejahatan dalam diri. Mari penuhi hati kita dengan ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan. [Pdt. Jotje H. Karuh]

REFLEKSI:
Rumah kosong rawan dicuri. Hati yang kosong rawan dikuasai hal yang buruk bagi kehidupan.

Ayat Pendukung: Mzm. 90:1-1; Yeh. 7:10-27; Mat. 12:43-45
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...