Jangan Berprasangka!

Kejadian 33:1-17

Belum ada komentar 150 Views

Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka. (Kej. 33:4)

“Apa? Kakia mau datang?” Lara berseru. “Pasti ia mau pinjam uang. Yang dulu saja belum ia kembalikan, sekarang dia mau pinjam lagi. Pa, pokoknya kalau dia mau pinjam uang lagi, jangan dikasih!” Lanjut Lara. Kakia adalah adik ipar Lara. Dulu, Kakia memang sering meminjam uang, tapi itu sudah lama sekali. Kali ini, Kakia datang untuk maksud yang lain, namun Lara terlanjur berprasangka buruk terhadapnya.

Pernahkah Saudara berjumpa dengan orang-orang yang mudah berprasangka seperti Lara? Bolehkah orang beriman berprasangka terhadap sesama? Firman Tuhan dengan jelas mengatakan tidak. Kita tidak boleh berprasangka. Yakub, anak Ishak, hampir separuh hidupnya menganggap Esau, kakaknya, sebagai seorang pendendam yang siap membunuhnya kapan saja. Tidak hanya itu, Yakub juga menganggap kakaknya tak punya belas kasih. Prasangka buruk tersebut mengganggu Yakub. Makin dekat Yakub ke tanah kelahirannya, makin kuat prasangka buruk Yakub terhadap Esau dan makin ketakutanlah dia. Namun, ternyata, Esau datang memeluk dan menciumnya. Semua prasangka Yakub pun lenyap. Esau sudah berubah. Esau sudah mengampuninya. Yakub pun belajar untuk tidak berprasangka buruk terhadap sesama.

Kisah Yakub dan Esau hari ini, kiranya mendorong kita untuk belajar melihat dan memperlakukan orang lain tanpa prasangka buruk. Jangan sampai prasangka menghancurkan iman dan persaudaraan. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Prasangka melukai dan menghancurkan jiwa, tetapi kasih memulihkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:13-18; Kej. 33:1-17; Gal. 4:21—5:1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...