Jangan Berprasangka!

Kejadian 33:1-17

Belum ada komentar 78 Views

Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka. (Kej. 33:4)

“Apa? Kakia mau datang?” Lara berseru. “Pasti ia mau pinjam uang. Yang dulu saja belum ia kembalikan, sekarang dia mau pinjam lagi. Pa, pokoknya kalau dia mau pinjam uang lagi, jangan dikasih!” Lanjut Lara. Kakia adalah adik ipar Lara. Dulu, Kakia memang sering meminjam uang, tapi itu sudah lama sekali. Kali ini, Kakia datang untuk maksud yang lain, namun Lara terlanjur berprasangka buruk terhadapnya.

Pernahkah Saudara berjumpa dengan orang-orang yang mudah berprasangka seperti Lara? Bolehkah orang beriman berprasangka terhadap sesama? Firman Tuhan dengan jelas mengatakan tidak. Kita tidak boleh berprasangka. Yakub, anak Ishak, hampir separuh hidupnya menganggap Esau, kakaknya, sebagai seorang pendendam yang siap membunuhnya kapan saja. Tidak hanya itu, Yakub juga menganggap kakaknya tak punya belas kasih. Prasangka buruk tersebut mengganggu Yakub. Makin dekat Yakub ke tanah kelahirannya, makin kuat prasangka buruk Yakub terhadap Esau dan makin ketakutanlah dia. Namun, ternyata, Esau datang memeluk dan menciumnya. Semua prasangka Yakub pun lenyap. Esau sudah berubah. Esau sudah mengampuninya. Yakub pun belajar untuk tidak berprasangka buruk terhadap sesama.

Kisah Yakub dan Esau hari ini, kiranya mendorong kita untuk belajar melihat dan memperlakukan orang lain tanpa prasangka buruk. Jangan sampai prasangka menghancurkan iman dan persaudaraan. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Prasangka melukai dan menghancurkan jiwa, tetapi kasih memulihkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:13-18; Kej. 33:1-17; Gal. 4:21—5:1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pertobatan Membawa Kesejahteraan
    Yeremia 25:1-14
    “… Aku akan mengganjar mereka … setimpal dengan perbuatan tangan mereka.” (Yer. 25:14) Kitab Yeremia ini menginformasikan tentang peran...
  • Penderitaan Manusia Dan Misteri Allah
    Ratapan 5:1-22
    Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali …. (Rat. 5:21) Kitab Ratapan ini ditutup dengan menanyakan...
  • Iman Adalah Kunci Sikap Beriman
    1 Yohanes 5:1-5, 13-21
    … semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. (1Yoh. 5:4) Tantangan hidup di dunia sekuler adalah kebertahanan sikap beriman...
  • Tuhan Bagi Yang Pedih Hati
    Ratapan 1:16-22
    “… banyaklah keluh kesahku, dan pedih hatiku.” (Rat. 1:22) Kesedihan adalah hal biasa. Namun, penulis Kitab Ratapan mengungkapkan kepedihan....
  • Iman Bertambah Karena Perbuatan
    Lukas 17:5-10
    “… kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.” (Luk. 17:10) Pengajaran Yesus tentang tuan dan hamba ini berada...