Jalan Buntu, Jalan Kemenangan

Keluaran 14:9-25

Belum ada komentar 1416 Views

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaran angin timur yang keras, membuat laut itu kering menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. (Kel. 14:21)

Pernahkah Saudara merasa buntu, kehabisan ide? Pernahkah Saudara merasa bingung ketika ada orang meminta pendapat Saudara atas pergumulan yang sedang terjadi?

Rasanya semua orang pernah mengalami kebuntuan dalam hidupnya. Bangsa Israel juga pernah mengalami situasi serupa ketika berjalan menuju tanah perjanjian. Kala itu, mereka baru saja meninggalkan Mesir dan sedang berkemah dekat Laut Teberau. Akan tetapi, Firaun dan pasukannya mengejar mereka, untuk menangkap dan membawa mereka kembali. Bangsa Israel berhadapan dengan jalan buntu, sebab jalan mereka terhalang oleh Laut Teberau. Tidak mungkin mereka menyeberangi Laut Teberau, sebab tidak ada kapal, tidak ada jembatan. Tidak heran beberapa dari orang Israel mengungkapkan kekesalan mereka kepada Musa. Lalu, apa yang Musa lakukan? Ia tetap tenang. Ia percaya Tuhan yang memilihnya untuk memimpin Israel keluar dari Mesir adalah Tuhan yang setia. Dia akan menepati janji-Nya membawa Israel ke tanah perjanjian. Sungguh benar, Tuhan membuka jalan. Laut Teberau terbelah, bangsa Israel pun bisa berjalan dengan tenang ke seberang.

Tuhan juga telah memilih dan mengutus kita. Maka, seberat apa pun pergumulan yang kita hadapi, percayalah Tuhan menyertai kita, sebab Dia adalah Tuhan yang setia. Dia akan memberi jalan keluar untuk pergumulan-pergumulan kita. Percayalah! [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Tidak ada jalan buntu bagi Tuhan. Selalu ada jalan keluar untuk setiap pergumulan yang kita hadapi, sebab Dia yang buka jalan.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-12, 23-24; Kel. 14:9-25; Mat. 7:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • TANDA SALIB
    Matius 12:38-42
    … demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. (Matius 12:40b) Udin merasa...
  • Tidak Ada Yang Kebetulan
    Kejadian 29:9-14
    Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. (Kejadian 29:9) Banu sedang...
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...