Jalan Buntu, Jalan Kemenangan

Keluaran 14:9-25

Belum ada komentar 1415 Views

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaran angin timur yang keras, membuat laut itu kering menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. (Kel. 14:21)

Pernahkah Saudara merasa buntu, kehabisan ide? Pernahkah Saudara merasa bingung ketika ada orang meminta pendapat Saudara atas pergumulan yang sedang terjadi?

Rasanya semua orang pernah mengalami kebuntuan dalam hidupnya. Bangsa Israel juga pernah mengalami situasi serupa ketika berjalan menuju tanah perjanjian. Kala itu, mereka baru saja meninggalkan Mesir dan sedang berkemah dekat Laut Teberau. Akan tetapi, Firaun dan pasukannya mengejar mereka, untuk menangkap dan membawa mereka kembali. Bangsa Israel berhadapan dengan jalan buntu, sebab jalan mereka terhalang oleh Laut Teberau. Tidak mungkin mereka menyeberangi Laut Teberau, sebab tidak ada kapal, tidak ada jembatan. Tidak heran beberapa dari orang Israel mengungkapkan kekesalan mereka kepada Musa. Lalu, apa yang Musa lakukan? Ia tetap tenang. Ia percaya Tuhan yang memilihnya untuk memimpin Israel keluar dari Mesir adalah Tuhan yang setia. Dia akan menepati janji-Nya membawa Israel ke tanah perjanjian. Sungguh benar, Tuhan membuka jalan. Laut Teberau terbelah, bangsa Israel pun bisa berjalan dengan tenang ke seberang.

Tuhan juga telah memilih dan mengutus kita. Maka, seberat apa pun pergumulan yang kita hadapi, percayalah Tuhan menyertai kita, sebab Dia adalah Tuhan yang setia. Dia akan memberi jalan keluar untuk pergumulan-pergumulan kita. Percayalah! [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Tidak ada jalan buntu bagi Tuhan. Selalu ada jalan keluar untuk setiap pergumulan yang kita hadapi, sebab Dia yang buka jalan.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-12, 23-24; Kel. 14:9-25; Mat. 7:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hormat yang Tepat
    Yohanes 8:48-59
    Namun, Aku tidak mencari hormat bagi-Ku. Ada Satu yang mencarinya dan Dia juga yang menghakimi. (Yohanes 8:50) Pemimpin yang...
  • Menghormati Kekudusan-Nya
    Keluaran 3:1-12
    … tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b,...
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...