Allah Yang Bersedia Merugi

Efesus 1:3-14

Belum ada komentar 67 Views

Sebab, di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.(Efesus 1:4)

Apa saja yang biasanya menjadi pertimbangan kita saat membeli suatu barang? Jika itu adalah pakaian, maka kita akan memeriksa apakah ukurannya pas, kancingnya terpasang kuat, atau kainnya tidak akan luntur saat dicuci. Jika membeli sepatu, maka kita akan menilai apakah sepatu itu akan membuat tumit kita lecet dan seterusnya. Apa pun barangnya, kita berusaha mendapatkan sesempurna mungkin. Bahkan, walaupun membeli dengan harga diskon, kita tetap mencari barang yang tanpa cacat dan sebaik mungkin, bukan?

“Ya, dong, jangan mau rugi. Kan kita bayar.” Begitulah rumus yang kita pakai dalam berbelanja, yang sering kali kita berlakukan juga dalam berbagai urusan lain. Akibatnya, kita menjadi tercengang: mengapa Allah memilih kita, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Efesus di atas? Mengapa? Padahal kita jauh dari sempurna. Dosa membuat kita bagaikan barang rusak yang tak layak dijual—apalagi dibeli. Padahal, dengan memilih kita, Allah menjadi pihak yang dirugikan. Mengapa Allah mau?

Jawabannya sering kita nyanyikan melalui NKB 85: “Kasih-Nya, ya, kar’na kasih-Nya.” Sehebat dan se-tak terbayangkan itulah kasih-Nya kepada kita, sehingga Allah memilih kita—walaupun kita tidak layak dipilih. Berhadapan dengan kasih yang sedemikian luar biasa, ah, betapa kata-kata indah pun tak mampu melukiskannya! [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Melampaui urusan untung atau rugi, Allah memilih kita. Sungguh tak terhingga kasih-Nya.

Ayat Pendukung: Yer. 31:7-14; Mzm. 147:12-20; Ef. 1:3-14; Yoh. 1:(1-9), 10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...