Jadilah Domba Yang Baik

Mazmur 23

Belum ada komentar 440 Views

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mzm. 23:1)

Konon, pada tahun 1963, Bung Karno, menghadiri perayaan Natal Nasional di Jakarta. Sang Proklamator itu diminta untuk menyampaikan sambutannya. “Spanduk di depan saya tertulis, Yesus adalah Gembala yang Baik. Itu salah! Itu keliru!”

Kita dapat membayangkan reaksi orang-orang Kristen yang sedang merayakan Natal hari itu. Bisa saja kaget, terperanjat atau marah. Namun, mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Diam seribu basa! Setelah hening beberapa detik, Bung Karno melanjutkan pidatonya, “Yang benar begini: sesungguhnya Yesus adalah Gembala Yang Terbaik!” Para hadirin pun berteriak riuh rendah dan memberikan standing applause. Sambutan Bung Karno belum berakhir. Ia melanjutkan, “Kita semua yang hadir di sini ditantang … sudahkah kalian menjadi domba-domba terbaik-Nya?”

Banyak orang Kristen hafal di luar kepala, baik ayat maupun berbagai versi nyanyian Mazmur 23, “TUHAN, Gembalaku yang baik!” Kita kagum mempunyai TUHAN yang begitu luar biasa mengasihi dan memelihara kita. Namun, sering kali kita melupakan satu hal, seperti yang ditantang oleh Bung Karno, “Sudahkah kalian menjadi domba-domba terbaik-Nya?” Apa kriteria domba yang baik itu? Tidak lain mendengar suara Sang Gembala, tongkat dan gada-Nya menjadi penghiburan serta tidak mudah putus asa atau kecewa ketika melewati lembah kelam. Sudahkah ciri itu ada pada kita sebagai kawanan domba gembalaan-Nya? [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Ketika kita menyatakan TUHAN sebagai Gembala yang baik, maka berusahalah menjadi domba yang baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 23; 1Sam. 15:22-31; Ef. 5:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...