It Needs A Village

Mazmur 111

Belum ada komentar 59 Views

Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah. (Mzm. 111:1)

Tidak ada seorang pun juga di dunia ini yang sanggup menghadapi kesulitan hidup atau menjadi orang baik dengan hanya bergantung pada dirinya sendiri. Mudah sekali kita mengatakan kepada orang-orang yang sedang mengalami kesusahan supaya mereka percaya bahwa rencana Tuhan pasti indah pada waktunya. Tetapi tanpa disertai dengan pertolongan yang konkret, maka kita hanya akan menjadi “penghibur sialan” (Ayub 16:2).

Itu sebabnya pemazmur mengatakan, “Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.” Kasih sayang Tuhan hanya bisa kita rasakan, jika ada komunitas iman yang membagikan kasih sayang tersebut secara nyata. Alkitab menunjukkan bahwa karya penyelamatan Allah bisa terjadi karena ada orang-orang yang bersedia dipakai-Nya menjadi saluran berkat. Janda miskin di Sarfat tidak bisa merasakan berkat Tuhan, jika saja Elia tidak bersedia diutus menemuinya. Lebih dari 5000 orang yang kelaparan bisa ditolong oleh Yesus, karena ada seorang anak yang bersedia menyerahkan lima ketul roti dan dua ekor ikan miliknya. Demikian pula seorang lumpuh bisa disembuhkan Yesus, karena keempat orang temannya bersedia bersusah-payah membawanya ke atap rumah dan menurunkannya persis di depan Yesus.

Tuhan memang tidak pernah berhenti melakukan pekerjaan- pekerjaan besar dan ajaib. Tetapi, Ia butuh murid-murid-Nya untuk menjadikan semuanya itu nyata! [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Komunitas iman adalah komunitas di mana kita saling mendukung dan mengevaluasi dalam perjalanan kita bersama di jalan Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 111; Ul. 3:23-29; Rm. 9:6-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...