INTEGRITAS PEMIMPIN

Titus 1:5-6

Belum ada komentar 103 Views

… yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib. (Tit. 1:6).

Para pelayan Allah dalam lingkup gereja adalah pendeta dan penatua. Mereka memiliki tugas khusus sebagai para pemimpin umat. Karakteristik utama setiap pemimpin umat adalah keteladanan yang dinyatakan dalam integritas moral dan spiritual.

Kepada Titus, Rasul Paulus mendeskripsikan syarat seorang penatua, yaitu: tidak bercacat, monogamis, anggota keluarga yang beriman dan memiliki reputasi yang terpuji (Tit. 1:6). Kerusakan yang sulit diperbaiki dalam kehidupan jemaat adalah apabila para pimpinan terlibat dalam skandal. Dampaknya, umat terpecah dan kehilangan kepercayaan (trust) pada otoritas gereja. Lebih daripada itu, umat akan goyah imannya sehingga dapat murtad. Mereka kehilangan role model (panutan). Karena itu, kondisi krusial kepemimpinan gerejawi di samping masalah ajaran adalah sikap etis moril. Apabila “ajaran” bermasalah akan menyebabkan penyesatan. Namun, jika etika moril dilanggar akan menyebabkan hancurnya relasi dan kepercayaan dalam komunitas.

Orang tua adalah pemimpin bagi anak-anak. Karena itu, integritas moral dan spiritual orang tua menjadi syarat pertumbuhan keluarga yang sehat. Seharusnya setiap laki-laki dan perempuan yang hendak menikah siap menjadi panutan dalam perkataan dan perilaku. Fenomena kekerasan, perselingkuhan, dan pengabaian tanggung jawab telah menyebabkan jutaan anak tidak dapat bertumbuh secara sehat. Pada gilirannya akan lahir komunitas sosial yang sakit dan bermasalah. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Roh Kudus, sucikanlah hati kami agar makin serupa dengan Kristus. Mampukan kami menjadi panutan bagi keluarga dan sesama. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 1; Bil. 5:5-10; Tit. 1:5-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...