Integritas Diuji Dalam Penderitaan

1 Tesalonika 2:13-20

Belum ada komentar 173 Views

Sebab kamu, saudara-saudara, telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena kamu juga telah menderita dari teman-teman sebangsamu segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi. (1Tes. 2:14)

Pada 1521, Kaisar Charles V memanggil Martin Luther untuk mempertanggungjawabkan tulisannya di hadapan Diet of Worms. Bayang-bayang hukuman tampak jelas di hadapan Luther, jika ia tidak menarik pendapatnya. Meskipun demikian, dalam pidatonya, Luther menegaskan, “Kecuali jika saya diyakinkan oleh kesaksian Kitab Suci atau oleh penalaran yang jelas … Saya tidak dapat dan tidak akan menarik apa pun … Kiranya Tuhan menolong saya. Amin.” Dalam situasi yang mengancam dirinya, Luther berani mempertahankan integritasnya.

Jemaat Tesalonika mengalami penganiayaan berat yang dilakukan oleh orang non-Kristen, sesama penduduk Tesalonika. Dalam situasi seperti itu, integritas penghayatan iman mereka kepada Kristus diuji. Namun, jemaat Tesalonika menghadapinya dengan penuh sukacita. Penganiayaan itu malah dianggap sebagai bagian yang diperlukan dalam kehidupan seorang Kristen. Bertahan dalam penderitaan bisa menjadi salah satu bukti dari iman yang sejati. Hal ini juga telah diteladankan oleh para rasul dan terlebih lagi oleh Yesus sendiri, yang masuk dalam kemuliaan melalui jalan penderitaan.

Penghayatan jemaat Tesalonika tentang penderitaan, berbeda dengan kecenderungan sebagian orang yang berpikir bahwa dalam mengikut Kristus yang ada hanya kesuksesan, dan karena itu, mereka sangat menghindari penderitaan apa pun bentuk dan penyebabnya. Bagaimana dengan kita? [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Batu ujian integritas iman adalah penderitaan.

Ayat Pendukung: Mzm. 128; Yos. 4:1-24; 1Tes. 2:13-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...