Integritas Diuji Dalam Penderitaan

1 Tesalonika 2:13-20

Belum ada komentar 167 Views

Sebab kamu, saudara-saudara, telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena kamu juga telah menderita dari teman-teman sebangsamu segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi. (1Tes. 2:14)

Pada 1521, Kaisar Charles V memanggil Martin Luther untuk mempertanggungjawabkan tulisannya di hadapan Diet of Worms. Bayang-bayang hukuman tampak jelas di hadapan Luther, jika ia tidak menarik pendapatnya. Meskipun demikian, dalam pidatonya, Luther menegaskan, “Kecuali jika saya diyakinkan oleh kesaksian Kitab Suci atau oleh penalaran yang jelas … Saya tidak dapat dan tidak akan menarik apa pun … Kiranya Tuhan menolong saya. Amin.” Dalam situasi yang mengancam dirinya, Luther berani mempertahankan integritasnya.

Jemaat Tesalonika mengalami penganiayaan berat yang dilakukan oleh orang non-Kristen, sesama penduduk Tesalonika. Dalam situasi seperti itu, integritas penghayatan iman mereka kepada Kristus diuji. Namun, jemaat Tesalonika menghadapinya dengan penuh sukacita. Penganiayaan itu malah dianggap sebagai bagian yang diperlukan dalam kehidupan seorang Kristen. Bertahan dalam penderitaan bisa menjadi salah satu bukti dari iman yang sejati. Hal ini juga telah diteladankan oleh para rasul dan terlebih lagi oleh Yesus sendiri, yang masuk dalam kemuliaan melalui jalan penderitaan.

Penghayatan jemaat Tesalonika tentang penderitaan, berbeda dengan kecenderungan sebagian orang yang berpikir bahwa dalam mengikut Kristus yang ada hanya kesuksesan, dan karena itu, mereka sangat menghindari penderitaan apa pun bentuk dan penyebabnya. Bagaimana dengan kita? [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Batu ujian integritas iman adalah penderitaan.

Ayat Pendukung: Mzm. 128; Yos. 4:1-24; 1Tes. 2:13-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...