INTEGRITAS

Kisah Para Rasul 5:1-11

Belum ada komentar 294 Views

“Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.” (Kis. 5:4)

Istilah “integritas” berasal dari bahasa Latin integer (komplit, menyatu). Istilah yang pertama kali digunakan sekitar tahun 1450-an ini menunjuk pada sifat di mana ada kesatuan antara kata dan tindakan. Jika kita mengatakan A, maka kita juga melakukan A; bukannya mengatakan A, tetapi ternyata melakukan B.

Kisah Ananias dan Safira merupakan kisah tentang orang- orang yang tidak memiliki integritas. Tidak satu antara kata dan tindakan. Kesalahan mereka berdua tidak ada hubungannya sama sekali dengan jumlah uang yang mereka persembahkan kepada Tuhan, tetapi integritas moral mereka. Petrus marah kepada mereka bukan karena mereka memberi sedikit, tetapi karena mereka tidak jujur, tidak memiliki integritas moral.

Sekarang ini, orang-orang dengan integritas semakin langka. Makin lama tampaknya makin banyak orang yang justru bersikap munafik, licik, penuh tipu muslihat. Tampak seperti seorang yang penuh kasih sayang ketika berada di tempat kerja, tetapi ternyata senang melakukan kekerasan terhadap istri dan anak-anaknya di rumah. Atau tampak seperti seorang yang jujur di gereja, tetapi ternyata penuh tipu muslihat ketika menjalankan bisnis. Inilah orang-orang yang tidak memiliki integritas. Yesus pernah memperingatkan murid-murid-Nya agar mereka menuruti apa yang diajarkan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, tetapi jangan yang mereka lakukan (Mat. 23:3). Mengapa? Karena orang-orang ini tidak memiliki integritas moral. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Satunya kata dan tindakan harus menjadi semboyan yang tidak hanya bisa kita ucapkan, tapi juga kita lakukan dalam hidup kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 86; 1Sam. 15:10-31; Kis. 5:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...