Iman adalah Perbuatan

Matius 21:28-32

Belum ada komentar 107 Views

“… meskipun kamu melihatnya, tetapi … kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya.” (Mat. 21:32)

Perikop ini berkaitan dengan percaya. Menurut Penginjil Matius, melalui perumpamaan dua anak ini Yesus mengajarkan bahwa percaya adalah hal berbuat. Percaya adalah perbuatan, bukan ucapan, bukan seruan. Salah satu dari dua anak dalam perumpamaan itu melakukan yang diminta bapanya, walaupun ia berkata lain. Inti perumpamaan ini adalah bagian penutupnya. “Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya,” kata Yesus menutup perumpamaan ini.

Dalam pembaptisan, percaya atau beriman memang harus diucapkan dengan jelas. Dalam ibadah ada pengakuan iman. Itu pun diucapkan dengan jelas. Kedua contoh tersebut terjadi dalam perayaan ibadah. Ini sangat berbeda di kehidupan sesehari. Iman tidak lagi dinyatakan atau diucapkan dengan mulut dan lidah. Iman diungkapkan dengan perbuatan dan melakukan.

Hal berbuat dan melakukan merupakan salah satu sisi penting dalam Injil Matius. Dalam ajaran Kristen, kita mengenal bahwa “iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati“ (Yak. 2:17). Namun, bagi Penginjil Matius, iman adalah perbuatan. Iman terwujud dan terlihat melalui melakukan kehendak Bapa-Ku. Iman bukan seruan nyaring: “Tuhan, Tuhan,“ atau meluncurnya ayat-ayat suci dalam hampir seluruh sisi keseharian. Itu laksana anak yang berkata, “Baik bapa, tetapi ia tidak pergi.” Allah dimuliakan melalui perbuatan kita. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Pimpinlah kami untuk mempersaksikan perbuatan dengan dasar percaya kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 87; Yl. 3:17-20; Mat. 21:28-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...