Iman adalah Perbuatan

Matius 21:28-32

Belum ada komentar 98 Views

“… meskipun kamu melihatnya, tetapi … kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya.” (Mat. 21:32)

Perikop ini berkaitan dengan percaya. Menurut Penginjil Matius, melalui perumpamaan dua anak ini Yesus mengajarkan bahwa percaya adalah hal berbuat. Percaya adalah perbuatan, bukan ucapan, bukan seruan. Salah satu dari dua anak dalam perumpamaan itu melakukan yang diminta bapanya, walaupun ia berkata lain. Inti perumpamaan ini adalah bagian penutupnya. “Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya,” kata Yesus menutup perumpamaan ini.

Dalam pembaptisan, percaya atau beriman memang harus diucapkan dengan jelas. Dalam ibadah ada pengakuan iman. Itu pun diucapkan dengan jelas. Kedua contoh tersebut terjadi dalam perayaan ibadah. Ini sangat berbeda di kehidupan sesehari. Iman tidak lagi dinyatakan atau diucapkan dengan mulut dan lidah. Iman diungkapkan dengan perbuatan dan melakukan.

Hal berbuat dan melakukan merupakan salah satu sisi penting dalam Injil Matius. Dalam ajaran Kristen, kita mengenal bahwa “iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati“ (Yak. 2:17). Namun, bagi Penginjil Matius, iman adalah perbuatan. Iman terwujud dan terlihat melalui melakukan kehendak Bapa-Ku. Iman bukan seruan nyaring: “Tuhan, Tuhan,“ atau meluncurnya ayat-ayat suci dalam hampir seluruh sisi keseharian. Itu laksana anak yang berkata, “Baik bapa, tetapi ia tidak pergi.” Allah dimuliakan melalui perbuatan kita. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Pimpinlah kami untuk mempersaksikan perbuatan dengan dasar percaya kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 87; Yl. 3:17-20; Mat. 21:28-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...