HOMO HOMINI SALUS

Homo Homini Salus

1 Korintus 9:16-23

Belum ada komentar 236 Views

Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan baik dan benar. Apakah yang Saudara pilih, hitam atau putih? Memang pada tataran ideal, hampir semua orang memilih untuk berusaha menjadi putih dan menghindari yang hitam. Namun pada kenyataannya, usaha untuk menjadi putih itu tidak berjalan mulus, kadang gagal, dan pilihan hitam membuat hidup menjadi gelap, berlumur dosa dan kejahatan.

Tatkala pilihan kita jatuh pada kegelapan, kejahatan, dan kekejaman, kita kehilangan makna terdalam dari panggilan Yesus untuk menjadi terang. Yesus memberikan kita keselamatan dalam kasih dan kebaikan serta pengorbanan-Nya. Ia memberikan pengampunan untuk membuat kita yang hitam menjadi putih ; yang dosanya merah bak kirmizi dibasuh menjadi seputih salju ; dan yang hidup dalam kuasa kecemasan akibat dosa menjalani hidup bahagia di dalam kasih dan pengampunan.

Kalimat homo homini salus berarti manusia menjadi penyelamat bagi manusia lain. Saat Yesus telah memberikan keselamatan pada kita dengan kasih dan pengorbanan-Nya, kita pun dipanggil untuk membagi kasih dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Di tengah hutan rimba perkotaan ini, di saat banyak orang memilih untuk saling sikut dan saling terkam, anak-anak Allah diundang untuk menjadi cahaya hangat dalam pengampunan dan perbuatan baik. Di tengah banyak orang memilih untuk menjadi serigala bagi sesamanya (homo homini lupus), anak-anak-Nya diundang membawa kelembutan kasih-Nya.

Selamat menghidupi keselamatan Kristus dalam kehidupan sesehari. Kerjakanlah melalui hal sederhana, seperti menaburkan senyuman dan keramahan, memperhatikan orang yang menderita, berbagi berkat, membuang sampah pada tempatnya, menjadi pendoa, dan lain sebagainya. Tak harus menjadi spiderman atau superman untuk menjadi penyelamat bagi sesama. Kerjakan apapun yang baik, yang indah, yang membangun, dan yang berkenan di hadapan Tuhan! Saat itu kau lakukan, keselamatan Kristus menyapa mereka melalui dirimu.

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...