HOMO HOMINI SALUS

Homo Homini Salus

1 Korintus 9:16-23

Belum ada komentar 358 Views

Hitam atau putih? Warna hitam biasa dipakai untuk menyimbolkan perilaku jahat dan kejam, sedang putih untuk sikap dan tindakan baik dan benar. Apakah yang Saudara pilih, hitam atau putih? Memang pada tataran ideal, hampir semua orang memilih untuk berusaha menjadi putih dan menghindari yang hitam. Namun pada kenyataannya, usaha untuk menjadi putih itu tidak berjalan mulus, kadang gagal, dan pilihan hitam membuat hidup menjadi gelap, berlumur dosa dan kejahatan.

Tatkala pilihan kita jatuh pada kegelapan, kejahatan, dan kekejaman, kita kehilangan makna terdalam dari panggilan Yesus untuk menjadi terang. Yesus memberikan kita keselamatan dalam kasih dan kebaikan serta pengorbanan-Nya. Ia memberikan pengampunan untuk membuat kita yang hitam menjadi putih ; yang dosanya merah bak kirmizi dibasuh menjadi seputih salju ; dan yang hidup dalam kuasa kecemasan akibat dosa menjalani hidup bahagia di dalam kasih dan pengampunan.

Kalimat homo homini salus berarti manusia menjadi penyelamat bagi manusia lain. Saat Yesus telah memberikan keselamatan pada kita dengan kasih dan pengorbanan-Nya, kita pun dipanggil untuk membagi kasih dan mendatangkan kebaikan bagi sesama. Di tengah hutan rimba perkotaan ini, di saat banyak orang memilih untuk saling sikut dan saling terkam, anak-anak Allah diundang untuk menjadi cahaya hangat dalam pengampunan dan perbuatan baik. Di tengah banyak orang memilih untuk menjadi serigala bagi sesamanya (homo homini lupus), anak-anak-Nya diundang membawa kelembutan kasih-Nya.

Selamat menghidupi keselamatan Kristus dalam kehidupan sesehari. Kerjakanlah melalui hal sederhana, seperti menaburkan senyuman dan keramahan, memperhatikan orang yang menderita, berbagi berkat, membuang sampah pada tempatnya, menjadi pendoa, dan lain sebagainya. Tak harus menjadi spiderman atau superman untuk menjadi penyelamat bagi sesama. Kerjakan apapun yang baik, yang indah, yang membangun, dan yang berkenan di hadapan Tuhan! Saat itu kau lakukan, keselamatan Kristus menyapa mereka melalui dirimu.

BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...