Hikmat Dan Kepandaian

Yakobus 3:13-18

Belum ada komentar 73 Views

Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. (Yak. 3:16)

Ketika isu radikalisme dan terorisme berkembang di bumi pertiwi, sebagian orang merespons dengan keras, “Pendidikan diperlukan untuk menjawab isu ini!” Saya bergumul, “Apakah benar pendidikan adalah jawaban atas isu ini? Bukankah pendidikan begitu masif di Indonesia? Bukankah para teroris adalah juga orang-orang berpendidikan?” Saya kira ada jawaban yang lebih baik dari sekadar pendidikan akademis atau pintar secara akademis, yakni memiliki hikmat. Ada perbedaan besar antara pintar dan berhikmat; perbedaannya terlihat nyata di dalam tindakan.

Apakah Anda pernah mendengar seseorang yang mengklaim dirinya bijak, namun bertindak konyol? Seseorang bijak atau berhikmat dapat dilihat melalui tindakannya. Sebagaimana kita bisa menilai pohon dari buahnya, demikian pula kita dapat menilai seseorang dari perilakunya. Kekonyolan atau kebodohan akan mengakibatkan ketidakteraturan, tetapi hikmat sejati memimpin kita pada kedamaian dan kebaikan. Apakah Anda berusaha untuk meneduhkan konflik atau meningkatkan konflik? Apakah Anda mengabaikan gosip atau menggosok gosip? Apakah Anda memadamkan api atau membuatnya makin membara? Perkataan yang baik dan bijak adalah benih kedamaian. Allah sangat menyukai pembawa damai (Mat. 5:9).

Mari kita mengevaluasi diri kita. Apakah kita memiliki hikmat dari Tuhan atau hikmat dari dunia? Hikmat yang sejati hanya berasal dari Tuhan dan membuahkan perdamaian. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA: Tuhan berikanlah aku hikmat yang dari pada-Mu saja asalnya.

Ayat Pendukung: Mzm. 112:1-9; Yes. 29:1-12; Yak. 3:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Misteri ALLAH
    Markus 4:26-34
    “… lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan...
  • Terlalu Percaya Diri
    2 Raja-raja 14:1-14
    Pada waktu itu Amazia menyuruh utusan kepada Yoas bin Yoahas bin Yehu, raja Israel, mengatakan: “Mari kita mengadu tenaga!”...
  • Berkenan Kepada Allah
    Ibrani 11:4-7
    Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. (Ibr. 11:6) Sudah 30 tahun lebih Mbak Imah bekerja pada...
  • Orang Benar
    Mazmur 92:2-5; 13-16
    Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon …. (Mzm. 92:13) “Banyak...
  • TUDUHAN
    Lukas 11:14-28
    Tetapi ada di antara mereka yang berkata: ”Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” (Luk 11:15) Saat ini,...