Hikmat Dan Keadilan

Amsal 8:1-31

Belum ada komentar 224 Views

Segala perkataan mulutku adalah adil, tidak ada yang belat-belit atau serong. Semuanya itu jelas bagi yang cerdas, lurus bagi yang berpengetahuan. (Ams. 8:8-9)

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.” Ungkapan bernas sang bijak bestari ini sudah sering kita dengar. Di beberapa Universitas Kristen, firman dari Amsal 1:7a ini, malahan memajang di dinding aula kampus. Sabda ini mengingatkan kaum cendekia bahwa Tuhan yang omnipresent adalah sumber pengetahuan.

Lebih jauh, lewat tuturan Pengamsal kita mengetahui bahwa pengetahuan itu tidak tersekat di dalam tembok universitas. Pengetahuan ada di mana-mana, di jalanan, di depan kota, di pasar. Pendeknya, pengetahuan ada di dalam beragam pengalaman hidup sehari-hari. Pengetahuan lalu membentuk dan menuntun seseorang. Pengetahuan menjadi hikmat yang mengarahkan orang untuk hidup adil, jujur, dan lurus. Jadi, pengetahuan atau hikmat di sini bukan sekadar teori, tetapi sebuah pandangan dan sikap hidup yang bersumber dari Allah dan tercermin dalam laku hidup sehari-hari. Pengalaman, entah baik ataupun buruk, menjadi bahan refleksi yang selalu mencerahkan sehingga orang berhikmat hidup dengan bijaksana.

Dalam relasi sosial sehari-hari, tanda orang berhikmat adalah hidup dengan adil, jujur terhadap diri sendiri, memperlakukan orang lain dengan rasa hormat, dan menjunjung tinggi kebenaran. Ia tidak belat-belit atau serong. Yang suka belat- belit itu orang licik, bukan orang cerdas. Orang cerdas tahu bahwa Tuhan ada di mana-mana, sehingga ia tidak menipu dan memanipulasi. Ia jujur dan adil sejak dalam pikiran. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Pikiran orang berhikmat dipenuhi dengan kejujuran dan perbuatannya mendatangkan kebaikan dan keadilan.

Ayat Pendukung: Mzm. 125; Ams. 8:1-31; Mat. 15:21-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Iman Yang Menyentuh Kuasa Tuhan
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai” (Matius 9:29) Seorang anak kecil kehilangan...
  • Tak Tergoda Imbalan
    Kejadian 14:17-24
    Aku tidak akan mengambil apa pun dari semua milikmu itu, seutas benang atau tali kasut pun tidak, supaya engkau...
  • Rencana Tuhan Tak Pernah Gagal
    Mazmur 33:1-12
    Tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. (Mazmur 33:11) Adakah rencana manusia yang sempurna? Seorang arsitek bisa...
  • Penolong Yang Setia
    Yohanes 14:25-26
    Namun, Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu...
  • Tak Gentar Oleh Ketakutan
    Ayub 39:13-25
    Ia menertawakan kedahsyatan dan tak pernah ketakutan; ia pantang mundur menghadapi pedang. (Ayub 39:25) Bayangkanlah seekor kuda perang dalam...