Hikmat Dan Keadilan

Amsal 8:1-31

Belum ada komentar 33 Views

Segala perkataan mulutku adalah adil, tidak ada yang belat-belit atau serong. Semuanya itu jelas bagi yang cerdas, lurus bagi yang berpengetahuan. (Ams. 8:8-9)

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.” Ungkapan bernas sang bijak bestari ini sudah sering kita dengar. Di beberapa Universitas Kristen, firman dari Amsal 1:7a ini, malahan memajang di dinding aula kampus. Sabda ini mengingatkan kaum cendekia bahwa Tuhan yang omnipresent adalah sumber pengetahuan.

Lebih jauh, lewat tuturan Pengamsal kita mengetahui bahwa pengetahuan itu tidak tersekat di dalam tembok universitas. Pengetahuan ada di mana-mana, di jalanan, di depan kota, di pasar. Pendeknya, pengetahuan ada di dalam beragam pengalaman hidup sehari-hari. Pengetahuan lalu membentuk dan menuntun seseorang. Pengetahuan menjadi hikmat yang mengarahkan orang untuk hidup adil, jujur, dan lurus. Jadi, pengetahuan atau hikmat di sini bukan sekadar teori, tetapi sebuah pandangan dan sikap hidup yang bersumber dari Allah dan tercermin dalam laku hidup sehari-hari. Pengalaman, entah baik ataupun buruk, menjadi bahan refleksi yang selalu mencerahkan sehingga orang berhikmat hidup dengan bijaksana.

Dalam relasi sosial sehari-hari, tanda orang berhikmat adalah hidup dengan adil, jujur terhadap diri sendiri, memperlakukan orang lain dengan rasa hormat, dan menjunjung tinggi kebenaran. Ia tidak belat-belit atau serong. Yang suka belat- belit itu orang licik, bukan orang cerdas. Orang cerdas tahu bahwa Tuhan ada di mana-mana, sehingga ia tidak menipu dan memanipulasi. Ia jujur dan adil sejak dalam pikiran. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Pikiran orang berhikmat dipenuhi dengan kejujuran dan perbuatannya mendatangkan kebaikan dan keadilan.

Ayat Pendukung: Mzm. 125; Ams. 8:1-31; Mat. 15:21-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekurangan Menjadi Kelimpahan
    Yohanes 2:1-11
    Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya. (Yoh. 2:8) Air...
  • Kerajaan Allah Sudah Datang
    Lukas 11:14-23
    “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” (Luk. 11:20) Mukjizat dan...
  • Bahaya Percabulan
    1 Korintus 7:1-7
    … tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. (1Kor. 7:2)...
  • Membeli Karunia ALLAH
    Kisah Para Rasul 8:18-24
    Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka...
  • Pelita Tubuh
    Lukas 11:33-36
    Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. (Luk. 11:34) Mata...