Hidup Kudus

2 Petrus 3:1-18

Belum ada komentar 99 Views

Sebab itu, Saudara-saudara yang terkasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu didapati-Nya tidak bercacat dan tidak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia. (2 Petrus 3:14)

Hidup ini memiliki tujuan, bukan sekadar suatu kebetulan. Karena itu, setiap orang wajib memiliki visi dan memperjuangkannya melalui misi yang benar. Percaya kepada Kristus harus digerakkan oleh visi-misi iman dan dibuktikan dengan kesetiaan, sampai pada akhirnya mencapai kekudusan.

Kekudusan adalah buah dari pembenaran karena iman. Pembenaran di dalam penebusan Kristus akan sia-sia apabila tidak diwujudkan dalam kekudusan. Rasul Petrus memberi nasihat agar dalam menyambut kedatangan Kristus kelak, umat senantiasa hidup tak bercacat dan tidak bernoda. Gereja atau umat percaya disimbolkan sebagai pengantin perempuan yang murni saat menyambut Kristus selaku pengantin laki- laki. Hidup murni dalam kesucian membutuhkan totalitas dalam penyangkalan diri dan ketaatan dalam kasih.

Pencapaian prestasi dan keberhasilan memang penting. Namun apakah artinya semua itu tanpa kekudusan? Rumah tangga retak dan anak-anak yang hidup dalam broken home sering disebabkan oleh perselingkuhan dan perzinahan. Prioritas yang paling berharga dan mendesak dalam kehidupan adalah kekudusan, sebab dengan kekudusan kita menentukan bagaimana nilai dari prestasi atau keberhasilan yang kita capai. Keteguhan untuk menjaga kekudusan yang didasarkan pada karya penebusan Kristus dan pembaruan hidup dalam Roh Kudus dapat terwujud melalui penyangkalan diri. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Murnikan hati kami dari setiap kecemaran dan keinginan daging, ya Roh Kudus, sehingga kami dapat berdiri di depan pengadilan Kristus. Amin.

Ayat Pendukung: Bil. 17:1-11; Mzm. 90; 2 Ptr. 3:1-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...