Hidup Dalam Kebenaran

Kejadian 6:1-10

Belum ada komentar 23 Views

Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN. (Kej. 6:8)

Perayaan Perahu Naga dan memakan beras ketan setiap tanggal 5 Mei di kalender Tionghoa adalah untuk mengenang orang yang benar, namun ditinggal sendirian. Di zaman peperangan China kuno, ada seorang bernama Qu Yan. Ia seorang pejabat di kerajaan Chu. Ia berupaya membujuk Raja Chu agar membenahi aturan kerajaan sehingga tidak terus terpuruk. Namun, Raja tidak mendengarkannya dan menjadi tidak berkenan kepadanya. Orang-orang lain pun ikut menghujat dan mengucilkannya. Qu Yan merasa sangat kesepian. Ia berkata, “Semua orang sedang berada dalam keadaan mabuk dan hanya saya sendiri yang dalam keadaan sadar.” Ia lalu bunuh diri dengan melompat ke sungai Miluo. Ia tak ingin hanyut bersama dalam gaya hidup seperti itu, dan juga tidak sanggup menerima kehidupan yang dikucilkan.

Nuh orang yang benar. Ia berusaha mencari Allah dan hidup kudus. Nuh menahan semua olokan, komentar-kometar sinis dan mengalami hidup yang kesepian. Ia bersikeras untuk menjadi orang benar, bukan hanya untuk beberapa hari atau beberapa tahun, tetapi selama lima ratus tahun! Lima ratus tahun bukanlah satu periode waktu yang singkat. Namun, Nuh tetap setia.

Saat kita hidup benar dan memperjuangkan kebenaran, hendaknya kita tidak seperti Qu Yan, tetapi seperti Nuh. Kita bertahan dalam pengharapan, karena kita memiliki Allah. Allah akan menolong kita. Kita akan dapat bertahan sampai akhirnya, karena kasih karunia Allah menyertai kita. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Bagaimana kasih karunia Allah dapat menguatkan Saudara dalam menjalani hidup dalam kebenaran?

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Kej. 6:1-10; Ibr. 11:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pembawa Kebaikan
    Matius 5:13-20
    “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat. 5:16)...
  • PROVIDENSIA DEI
    Mazmur 124
    Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Mzm. 124:8) Providensia Dei, artinya pemeliharaan Allah. Karya...
  • Iman Yang Berani
    Kisah Para Rasul 4:13-31
    Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: Taat kepada kamu...
  • Berkat Orang Berhikmat
    Mazmur 128
    Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! (Mzm. 128:1) Orang berhikmat tidak identik...
  • Hidup Yang Tidak Sia-Sia
    Pengkhotbah 4:9-16
    Lebih baik seorang muda miskin tetapi berhikmat dari pada seorang raja tua tetapi bodoh, yang tidak mau diberi peringatan...