Hidup Dalam Kebenaran

Kejadian 6:1-10

Belum ada komentar 12 Views

Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN. (Kej. 6:8)

Perayaan Perahu Naga dan memakan beras ketan setiap tanggal 5 Mei di kalender Tionghoa adalah untuk mengenang orang yang benar, namun ditinggal sendirian. Di zaman peperangan China kuno, ada seorang bernama Qu Yan. Ia seorang pejabat di kerajaan Chu. Ia berupaya membujuk Raja Chu agar membenahi aturan kerajaan sehingga tidak terus terpuruk. Namun, Raja tidak mendengarkannya dan menjadi tidak berkenan kepadanya. Orang-orang lain pun ikut menghujat dan mengucilkannya. Qu Yan merasa sangat kesepian. Ia berkata, “Semua orang sedang berada dalam keadaan mabuk dan hanya saya sendiri yang dalam keadaan sadar.” Ia lalu bunuh diri dengan melompat ke sungai Miluo. Ia tak ingin hanyut bersama dalam gaya hidup seperti itu, dan juga tidak sanggup menerima kehidupan yang dikucilkan.

Nuh orang yang benar. Ia berusaha mencari Allah dan hidup kudus. Nuh menahan semua olokan, komentar-kometar sinis dan mengalami hidup yang kesepian. Ia bersikeras untuk menjadi orang benar, bukan hanya untuk beberapa hari atau beberapa tahun, tetapi selama lima ratus tahun! Lima ratus tahun bukanlah satu periode waktu yang singkat. Namun, Nuh tetap setia.

Saat kita hidup benar dan memperjuangkan kebenaran, hendaknya kita tidak seperti Qu Yan, tetapi seperti Nuh. Kita bertahan dalam pengharapan, karena kita memiliki Allah. Allah akan menolong kita. Kita akan dapat bertahan sampai akhirnya, karena kasih karunia Allah menyertai kita. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Bagaimana kasih karunia Allah dapat menguatkan Saudara dalam menjalani hidup dalam kebenaran?

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Kej. 6:1-10; Ibr. 11:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dalam Naungan Sayapmu
    Mazmur 63:1-8
    … sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai. (Mzm. 63:8) Sebuah video dari Viralhog ramai...
  • Keinginan Berkuasa
    Bilangan 12:1-9
    “Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?” (Bil. 12:8) Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844-1900) mengatakan bahwa keinginan paling kuat dalam...
  • Kehadiran Tuhan Setiap Saat
    Keluaran 40:34-38
    Sebab awan TUHAN itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di...
  • Baik Ini Maupun Itu
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada...
  • Tinggikanlah Tuhan
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita! (Mzm. 99:9)...
Kegiatan