Hidup Bijaksana

Roma 16:17-20

Belum ada komentar 1879 Views

Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana …. (Rm. 16:19)

Bijaksana berkaitan erat dengan ketajaman pikiran dan keluasan hati. Orang yang bijaksana mempertimbangkan secara cermat sebelum mengambil keputusan. Orang bijaksana membuka diri terhadap hal-hal yang berbeda, tanpa jatuh ke dalam relativisme tak jelas. Ketajaman pikiran dan keluasan hati membuat orang bijaksana mengambil dan menghidupi keputusan yang benar dan baik demi persekutuan kasih bersama.

Rasul Paulus menasihatkan jemaat di Roma supaya hidup bijaksana. Rasul Paulus menyadari bahwa ada orang yang ingin mengoyakkan persekutuan cinta kasih jemaat melalui pengajaran yang tidak sesuai Injil Yesus Kristus. Para penyesat ini mengutamakan kepentingan sendiri daripada Injil Kristus. Tulis Rasul Paulus, “Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis, mereka menipu orang-orang …” (ay. 18).

Tidak dapat dielakkan, roh perpecahan masih berembus dalam rupa-rupa pengajaran yang menggoda. Oleh karena itu, kita perlu berlatih untuk hidup bijaksana. Pertama, kita mesti mengenal pengajaran dari Injil Kristus. Kedua, kita menguji secara cermat pengajar-pengajar: apakah mereka melayani perut mereka atau Kristus? Ketiga, kita utamakan persekutuan kasih dengan hidup baik dan bersih. Kita percaya, Roh Kudus akan memberi kebijaksanaan kepada kita demi persekutuan kasih sejati. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Kristus, kiranya Roh Kudus-Mu menolong aku untuk hidup bijaksana demi kemuliaan nama-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34:10-15; Ayb. 12:1-25; Rm. 16:17-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...