Hidup Bersama Tuhan Adalah Kebahagiaan

Ibrani 11:23-28

Belum ada komentar 95 Views

Ia menganggap penghinaan akan Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir …. (Ibr. 11:26)

Seorang anak sangat gemar bermain pasir. Ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam di tepi pantai untuk membuat berbagai hal dari pasir. Orangtuanya berulang-ulang mengatakan dan mengingatkan bahwa mereka telah membelikan mainan yang jauh lebih baik, lebih bernilai dan lebih edukatif bagi si anak. Tetapi, si anak sudah kadung asyik dengan pasirnya dan menolak pemberian orangtuanya.

Musa adalah salah seorang pemimpin Israel yang tersohor. Dia juga seorang nabi dan perantara pemberian Taurat kepada Israel. Musa lahir di Mesir, di masa ketika sedang terjadi pembunuhan terhadap bayi-bayi orang Ibrani. Musa diselamatkan dan dibesarkan di istana Firaun oleh putri Firaun (Kel. 2:6,10). Namun, Musa rela meninggalkan kemewahan hidup di istana Firaun untuk kemudian mengembara di gurun dan menjadi pelayan Tuhan. Musa tidak terbius oleh kemewahan dan kenikmatan istana Firaun. Ia percaya Allah memiliki rancangan masa depan yang jauh lebih baik baginya. Iman kepada Allah memampukan Musa melihat jauh ke depan, melampaui keadaan yang dihadapinya.

Mari kita renungkan, apakah hidup kita merupakan hidup yang gampang dipuaskan; mudah merasa puas dengan hal- hal yang ada di dunia ini? Baiklah kita menyadari bahwa Tuhan menyediakan berkat yang jauh lebih baik dan lebih indah bagi kita, lebih dari yang kita lihat dan nikmati di dunia ini. Hidup bersama Tuhan adalah hal terbaik dan terindah: kebahagiaan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan, ajarlah aku berbahagia di dalam Engkau.

Ayat Pendukung: Mzm. 2; Kel. 19:9b-25; Ibr. 11:23-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...