Hidup Bersama Tuhan Adalah Kebahagiaan

Ibrani 11:23-28

Belum ada komentar 257 Views

Ia menganggap penghinaan akan Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir …. (Ibr. 11:26)

Seorang anak sangat gemar bermain pasir. Ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam di tepi pantai untuk membuat berbagai hal dari pasir. Orangtuanya berulang-ulang mengatakan dan mengingatkan bahwa mereka telah membelikan mainan yang jauh lebih baik, lebih bernilai dan lebih edukatif bagi si anak. Tetapi, si anak sudah kadung asyik dengan pasirnya dan menolak pemberian orangtuanya.

Musa adalah salah seorang pemimpin Israel yang tersohor. Dia juga seorang nabi dan perantara pemberian Taurat kepada Israel. Musa lahir di Mesir, di masa ketika sedang terjadi pembunuhan terhadap bayi-bayi orang Ibrani. Musa diselamatkan dan dibesarkan di istana Firaun oleh putri Firaun (Kel. 2:6,10). Namun, Musa rela meninggalkan kemewahan hidup di istana Firaun untuk kemudian mengembara di gurun dan menjadi pelayan Tuhan. Musa tidak terbius oleh kemewahan dan kenikmatan istana Firaun. Ia percaya Allah memiliki rancangan masa depan yang jauh lebih baik baginya. Iman kepada Allah memampukan Musa melihat jauh ke depan, melampaui keadaan yang dihadapinya.

Mari kita renungkan, apakah hidup kita merupakan hidup yang gampang dipuaskan; mudah merasa puas dengan hal- hal yang ada di dunia ini? Baiklah kita menyadari bahwa Tuhan menyediakan berkat yang jauh lebih baik dan lebih indah bagi kita, lebih dari yang kita lihat dan nikmati di dunia ini. Hidup bersama Tuhan adalah hal terbaik dan terindah: kebahagiaan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan, ajarlah aku berbahagia di dalam Engkau.

Ayat Pendukung: Mzm. 2; Kel. 19:9b-25; Ibr. 11:23-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....