Hatimu Jauh Dari Tuhan?

Matius 15:1-9

Belum ada komentar 71 Views

Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku. (Mat. 15:8)

Seekor kucing mengganggu kepala biara dan murid-muridnya saat mereka mengadakan doa malam. Oleh karena itu kepala biara meminta murid-muridnya untuk mengikat kucing itu setiap waktu diadakan doa malam. Kala kucing itu mati, para murid mencari kucing lain untuk dibawa ke asrama dan diikat pada waktu doa malam. Tradisi dan peraturan mengikat kucing saat doa malam menjadi kewajiban yang diteruskan dari generasi ke generasi walaupun mereka tak memahami maknanya. Akibatnya, mereka hanya melakukan kegiatan lahiriah dan bukan hal batiniah.

Dalam kehidupan masyarakat Yahudi, hal semacam itu juga terjadi. Ahli-ahli Taurat membuat banyak aturan yang mengatur kehidupan orang-orang Yahudi. Peraturan yang ditetapkan Musa ditafsirkan kembali dan diberlakukan, tetapi hati mereka sama sekali tak tersentuh. Tuhan Yesus menegur mereka sebab mereka membicarakan dan meneruskan tradisi serta peraturan-peraturan keagamaan, tetapi hati mereka jauh dari Allah. Akibatnya, mereka mengabaikan hal-hal batiniah dan perintah Tuhan yang utama. Mereka menyembah Tuhan hanya dengan bibir bukan dengan hati.

Sesungguhnya kehidupan beriman bukanlah sekadar meneruskan kewajiban tradisi keagamaan melainkan hati yang menyembah Allah dengan penuh kesungguhan. Mari mendekatkan hati pada Tuhan dan firman-Nya, sehingga kita makin bertumbuh dalam hal-hal batiniah dan dengan sepenuh hati memuliakan Allah. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, bantulah kami untuk selalu mendekatkan hati pada-Mu agar kami mampu menyembah-Mu dengan sepenuh hati. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 20:1-29; Mzm. 22:1-15; Mat.15:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...