Hati Yang Taat

Hati Yang Taat

1 Komentar 12 Views

Melalui pengalamannya sebagai seorang hamba Tuhan Karl Bart, seorang teolog dari Swiss, mengungkapkan bahwa “keberanian adalah rasa takut yang telah disertai dengan doa”.

Ungkapan ini secara nyata dialami oleh Maria dan Yusuf ketika mereka menghadapi situasi kehidupan yang sulit dan sangat menakutkan. Maria mengalami kebingungan dan terus bertanya dalam hati dan doanya, mengapa aku Tuhan? aku kan hanya seorang wanita biasa dari keluarga yang biasa-biasa, berasal dari Nazaret, tempat yang diabaikan dan tidak pernah diperhitungkan. Mengapa aku Tuhan? aku kan telah bertunangan dan jika aku hamil di luar pernikahan, maka semua orang di kampungku akan menyeret dan melempariku dengan batu, sesuai dengan hukum yang berlaku. Tapi……jika itu yang menjadi kehendakMu ya Tuhan, aku ini hambamu, lakukanlah sesuai dengan rencanaMu, pakailah hidupku agar bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Demikian juga pergumulan yang terjadi dalam diri Yusuf, mengapa aib ini harus terjadi pada tunanganku? aku sungguh mengasihinya dan kita sudah berjanji akan saling menjaga hidup yang kudus dihadapan Allah. Mengapa peristiwa ini terjadi dalam kehidupanku, kala aku berada di ambang kebahagiaan akan menikahi dambaan hatiku? Yusuf mengalami ketakutan, kebingungan, namun ia berserah pada kehendak Tuhan.

Pilihan dan panggilan Tuhan untuk menghadirkan Kristus dalam diri seseorang ternyata mengandung resiko yang tidak ringan dan ada konsekuensi yang harus ditanggung. Namun apapun resiko yang harus dihadapi, seseorang pasti akan punya keberanian untuk menghadapinya, asal kan tetap taat dan berharap dalam doa akan penyertaan dan campur tangan Tuhan. Amin

(TT)

1 Comment

  1. Rosalinda Sokoy

    saya mendapat berkat lewat khotbah ini secara khusus menuntun untuk lebih jauh dan mendalam dalam menghayati situasi dan kondisi hati perawan Maria dan Yusus saat itu. Kiranya kita dapat dipakai juga oleh Tuhan dalam panggilan dan pelayanan kita. Thanks.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan