Hati Yang Bersukacita

Roma 8:26-27

Belum ada komentar 46 Views

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. (Rm. 8:26)

“Walaupun jari ini terluka, tetapi hati ini bersukacita.” Itulah yang ditulis anak kami, Eirene, dalam media sosial miliknya. Ketika saya menanyakan apa penyebab luka di jarinya, ia pun berkata bahwa luka itu ia dapat saat mengiringi kebaktian dengan menggunakan alat musik jimbe. Tetapi, ia menegaskan bahwa ia sangat menikmati ibadah tersebut dan hatinya sangat bersukacita. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana bisa bersukacita ketika tangan sakit? Percayalah, tidak mudah.

Roma 8:26-27 ada di dalam perikop tentang pengharapan anak-anak Allah. Ayat 26-27 secara khusus berbicara tentang doa. Terkadang dalam kelemahan kita, kita tidak tahu bagaimana caranya berdoa. Ayat 26 menegaskan bahwa pada saat itu, Roh sendirilah yang berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Ketika hal ini dikaitkan dengan sukacita di dalam hidup kita, maka kita akan menemukan bahwa hal yang sama sering kali terjadi. Tidak mudah bagi kita untuk mengucap syukur dan bersukacita ketika kita sedang menghadapi pergumulan dan persoalan; kita sulit atau bahkan tidak dapat melihat kasih setia dan pemeliharaan Tuhan di dalamnya. Tetapi, ketika kita mengarahkan hati, pikiran, dan hidup kita kepada Tuhan, maka Ia akan menaruh sukacita di dalam hati kita. Sehingga, dalam keadaan yang seperti apa pun kita dapat mengatakan bahwa “hati ini bersukacita.” [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Tuhan, letakkanlah sukacita di dalam hati kami pada situasi yang paling sulit sekalipun. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:24-34, 35b; Yeh. 39:7-8; Rm. 8:26-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mendengarkan Tuhan
    Matius 11:16-19, 25-30
    “Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.” (Mat. 11:17) Sewaktu...
  • SUKACITA
    Lukas 10:21-24
    Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,...
  • Ketika Sudah Tua
    Kejadian 27:1-17
    Ketika Ishak sudah tua dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak bisa melihat lagi …. (Kej. 27:1) Kehidupan bukan...
  • Pertolongan Yang Tepat
    Kejadian 25:19-27
    Berdoalah Ishak kepada Tuhan untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; Tuhan mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung. (Kej....
  • Peringatan
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya (Mat. 11:20) Sebuah...
Kegiatan