Firman Yang Hidup Dan Menerangi Manusia

Yohanes 1:1-9

Belum ada komentar 45 Views

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. (Yoh. 1:4)

Pernahkah Anda bermain dengan anak kecil? Atau, mengamati seorang kakek bercengkrama dengan cucunya? Coba ingat kembali, apakah gaya dan ucapan anak kecil yang meniru gaya dan ucapan orang dewasa? Atau sebaliknya, si kakek menirukan berbicara dan berulah seperti cucunya? Pada umumnya orang dewasalah, si kakeklah yang bertingkah polah mengikuti bahasa dan gaya cucunya.

Mengapa orang dewasa memilih “bahasa” anak kecil, ketimbang meminta anak kecil memakai “bahasa” orang dewasa? Jawabannya jelas: itulah yang paling logis, agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Sebab, akan sangat sulit, bahkan tidak mungkin anak kecil diminta memakai bahasa orang dewasa.

Allah yang kita kenal adalah Allah yang selalu ingin berkomunikasi dengan kita. Dia ingin memperkenalkan siapa diri-Nya, apa yang dikehendaki-Nya. Dia ingin merangkul kita dengan kehangatan cinta-Nya. Sayangnya, kita tidak selalu mengerti bahasa pernyataan Allah. Syukurlah, Allah tidak menuntut kita memakai bahasa ilahi. Ia memilih bahasa manusia. Allah yang tadinya begitu jauh, kini diam di antara manusia. Firman yang sulit dimengerti, kini menjadi Manusia. Dalam diri manusia Yesus itulah “bahasa Ilahi” menjadi terang- benderang. Manusia menjadi mengerti apa artinya cinta kasih dan pengampunan; pemulihan dan pemeliharaan; kebajikan dan pengorbanan. Manusia dapat membedakan mana terang dan mana yang gelap! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Sang Firman telah datang untuk menerangi hidup manusia, maka seharusnya tidak ada alasan untuk tidak mengerti kehendak-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 23; 1Sam. 15:32-24; Yoh. 1:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Nyanyian Kesaksian
    Ulangan 31:14-22
    Oleh sebab itu tuliskanlah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel, letakkanlah di dalam mulut mereka, supaya nyanyian ini...
  • Dalam Naungan Sayapmu
    Mazmur 63:1-8
    … sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai. (Mzm. 63:8) Sebuah video dari Viralhog ramai...
  • Keinginan Berkuasa
    Bilangan 12:1-9
    “Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?” (Bil. 12:8) Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844-1900) mengatakan bahwa keinginan paling kuat dalam...
  • Kehadiran Tuhan Setiap Saat
    Keluaran 40:34-38
    Sebab awan TUHAN itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di...
  • Baik Ini Maupun Itu
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada...
Kegiatan