Firman Yang Hidup Dan Menerangi Manusia

Yohanes 1:1-9

Belum ada komentar 198 Views

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. (Yoh. 1:4)

Pernahkah Anda bermain dengan anak kecil? Atau, mengamati seorang kakek bercengkrama dengan cucunya? Coba ingat kembali, apakah gaya dan ucapan anak kecil yang meniru gaya dan ucapan orang dewasa? Atau sebaliknya, si kakek menirukan berbicara dan berulah seperti cucunya? Pada umumnya orang dewasalah, si kakeklah yang bertingkah polah mengikuti bahasa dan gaya cucunya.

Mengapa orang dewasa memilih “bahasa” anak kecil, ketimbang meminta anak kecil memakai “bahasa” orang dewasa? Jawabannya jelas: itulah yang paling logis, agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Sebab, akan sangat sulit, bahkan tidak mungkin anak kecil diminta memakai bahasa orang dewasa.

Allah yang kita kenal adalah Allah yang selalu ingin berkomunikasi dengan kita. Dia ingin memperkenalkan siapa diri-Nya, apa yang dikehendaki-Nya. Dia ingin merangkul kita dengan kehangatan cinta-Nya. Sayangnya, kita tidak selalu mengerti bahasa pernyataan Allah. Syukurlah, Allah tidak menuntut kita memakai bahasa ilahi. Ia memilih bahasa manusia. Allah yang tadinya begitu jauh, kini diam di antara manusia. Firman yang sulit dimengerti, kini menjadi Manusia. Dalam diri manusia Yesus itulah “bahasa Ilahi” menjadi terang- benderang. Manusia menjadi mengerti apa artinya cinta kasih dan pengampunan; pemulihan dan pemeliharaan; kebajikan dan pengorbanan. Manusia dapat membedakan mana terang dan mana yang gelap! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Sang Firman telah datang untuk menerangi hidup manusia, maka seharusnya tidak ada alasan untuk tidak mengerti kehendak-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 23; 1Sam. 15:32-24; Yoh. 1:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sesama Orang Berdosa
    Matius 18:21-35
    “Demikian juga yang akan diperbuat oleh BapaKu yang di surga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan...
  • Lebih Dari Sekadar Kata
    Matius 6:7-15
    Jadi, janganlah seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Matius 6:8) Ada seorang...
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...