Firman Allah, Bukan Pendapat Manusia

Galatia 1:11-24

Belum ada komentar 57 Views

Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus. (Gal. 1:12)

Umumnya, ketika akan membuat keputusan penting, maka kita akan meminta pendapat orang lain. Jika banyak yang mendukung, maka makin yakinlah kita untuk memutuskan. Namun, jika banyak yang berbeda pendapat, maka makin ragu juga kita untuk bertindak.

Surat Galatia ini memberikan petunjuk-petunjuk tentang periode awal pelayanan Paulus. Paulus harus menegaskan bahwa ia sungguh-sungguh seorang rasul Yesus Kristus, sebab banyak yang meragukannya. Itu terjadi karena di masa lalunya, Paulus adalah seorang penganiaya yang tidak segan membinasakan pengikut Kristus. Ia melakukannya karena beranggapan mereka tidak memelihara adat istiadat nenek moyang. Bagi Paulus, adat istiadat adalah segalanya. Akan tetapi, Paulus berubah sejak ia menerima penyataan dari Yesus Kristus. Paulus tidak lagi melihat dan bergantung pada pendapat manusia dan adat istiadat; dia sepenuhnya bergantung pada Injil Yesus Kristus. Dia tidak lagi mengarahkan jemaat Allah untuk melakukan adat istiadat karena itu adalah hasil usaha manusia. Firman Allah di atas segalanya! Dengan cara inilah, Paulus dapat membuat banyak orang yang awalnya ragu kepadanya menjadi mau memuliakan Allah.

Hati-hatilah terhadap setiap perkataan manusia! Perkataan itu bisa sungguh mencerahkan, atau malah menyimpang dari kehendak Allah. Selalu pastikan bahwa ajaran yang kita dengar adalah firman Allah, bukan pendapat manusia semata. [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Jangan mudah terkecoh oleh ucapan manusia yang terkadang memakai tameng firman Allah!

Ayat Pendukung: Mzm. 27:1-6; 1Sam.1:1-20; Gal. 1:11-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Orang Berhikmat
    Mazmur 128
    Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! (Mzm. 128:1) Orang berhikmat tidak identik...
  • Hidup Yang Tidak Sia-Sia
    Pengkhotbah 4:9-16
    Lebih baik seorang muda miskin tetapi berhikmat dari pada seorang raja tua tetapi bodoh, yang tidak mau diberi peringatan...
  • Jika Tuhan Menghendaki
    Yakobus 4:8-17
    Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yak. 4:15) Seorang bapak...
  • Mencari Hormat? NO!
    Markus 9:30-37
    Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari...
  • Munafik Itu Hina
    Matius 23:29-39
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...