Empat Cara Berdoa yang Efektif

Belum ada komentar 219 Views

Bacaan Hari ini:
Nehemia 1: 8-9 “Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa. Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.”

Hari ini saya ingin berbicara tentang empat cara berdoa secara efektif berdasarkan kehidupan Nehemia:

1. Dasarkan doa permohonan Anda pada karakter Tuhan.
Berdoalah seakan Anda tahu Tuhan akan menjawab doa Anda: “Tuhan, aku mengharapkan-Mu menjawab doaku karena Engkau adalah Tuhan. Engkau Tuhan yang maha kuasa. Engkau Tuhan yang pengasih. Engkau Tuhan yang luar biasa. Engkau dapat mengatasi masalah ini, Tuhan!”

2. Akui dosa-dosa yang Anda sadari.
Setelah Nehemia mendasarkan doanya pada Allah, ia mengakui dosa-dosanya. Nehemia berkata, “Berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa. Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu” (Nehemia 1: 6-7).
Bukanlah kesalahan Nehemia bangsa Israel berada dalam masa pembuangan. Dia bahkan belum dilahirkan ketika masa itu dimulai; kemungkinan besar ia terlahir pada saat masa pembuangan. Namun dia ikut merasa bertanggung jawab atas dosa bangsa. Dia berkata, “Saya telah menjadi bagian dari masalah ini.”

3. Mintalah akan janji-janji Allah.
Nehemia berdoa kepada Allah, katanya, “Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa” (Nehemia 1: 8).
Bisakah Anda bayangkan mengingatkan Allah?
Nehemia mengingatkan Allah akan janji yang telah Ia buat untuk bangsa Israel.
Akibatnya, Nehemia berdoa, “Tuhan, Engkau pernah memperingatkan Musa bahwa jika kami tidak setia, kami akan kehilangan tanah Israel. Tetapi Engkau juga berjanji bahwa jika kami bertobat, Engkau akan mengembalikannya kepada kami.”
Apakah Tuhan harus diingatkan? Tidak.
Apakah Dia lupa apa yang telah Ia janjikan? Tidak.
Lalu mengapa kita perlu melakukannya? Sebab itu membantu kita mengingat apa yang telah Tuhan janjikan kepada kita. 

4. Mintalah dengan lebih jelas dan berserahlah.
Jika Anda menginginkan jawaban doa yang jelas, buatlah doa yang lebih jelas.
Jika doa Anda umum, bagaimana Anda akan tahu jika doa-doa Anda sudah dijawab? 

Renungkan hal ini: 
– Apa doa permintaan yang tidak dijawab yang baru-baru ini Anda serukan kepada Tuhan? 
– Naikkan kembali doa permintaan itu, dan ikutilah langkah-langkah di atas. Bagaimana doa Anda berubah?
– Apa janji-janji Tuhan yang perlu Anda klaim?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 18-19; Kisah Para Rasul 20:17-38

*Dengan Anda berdoa, Anda menunjukkan kerendahan hati Anda.*
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren) 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tahu atau Kenal?
    Yohanes 5:39-47
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi...
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...