Dua Jalan

Mazmur 1

Belum ada komentar 7 Views

… sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. (Mzm. 1:6)

Seperti hari, ada terang dan gelap, demikian juga dengan hidup yang berlangsung di dalam kronos (waktu). Selalu ada dua sisi, positif dan negatif; baik dan buruk; benar dan salah. Dua sisi ini tidak bisa kita hilangkan. Dua sisi ini malahan memberi kita jalan dan pilihan. Jalan mana yang mesti kita tempuh?

Sang pemazmur dengan indah mendeskripsikan dua jalan itu. Ada jalan orang benar dan jalan orang fasik. Jalan orang benar adalah jalan kehidupan, sedangkan jalan orang fasik adalah jalan kebinasaan. Tuhan mengenal kedua jalan itu. Jalan orang benar ditandai oleh kesukaan terhadap Taurat, sedangkan orang fasik mencemoohnya. Padahal, Taurat Tuhan itu menjadi makanan bagi jiwa, sehingga orang benar dapat tumbuh seperti pohon di tepi aliran air. Mereka sehat, subur, dan berbuah lebat. Sedangkan jalan orang fasik sebaliknya. Mereka seperti sekam yang dengan mudah diterbangkan angin. Orang fasik tidak bisa bertahan dalam tantangan dan kesulitan. Mereka akan meninggalkan kebenaran dengan begitu gampang.

Kita yang mendaku diri sebagai orang Kristen belum tentu adalah orang benar. Sebaliknya, orang yang bukan Kristen belum tentu adalah orang fasik. Dua jalan itu terbuka bagi siapa saja. Jika kita menyukai firman Tuhan, merenungkan dan melakukannya; bertumbuh kuat dan bahagia karena ikut firman Tuhan, maka kita adalah orang benar. Namun, bila sebaliknya yang terjadi, maka kita harus bertobat supaya tidak tinggal dalam kefasikan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Beragama Kristen tidak memberikan jaminan bahwa kita adalah orang benar. Membaca dan melakukan firman Tuhan yang menandakannya.

Ayat Pendukung: Mzm. 1; Ams. 30:1-10; 1Kor. 2:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....