Dua Jalan

Mazmur 1

Belum ada komentar 38 Views

… sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. (Mzm. 1:6)

Seperti hari, ada terang dan gelap, demikian juga dengan hidup yang berlangsung di dalam kronos (waktu). Selalu ada dua sisi, positif dan negatif; baik dan buruk; benar dan salah. Dua sisi ini tidak bisa kita hilangkan. Dua sisi ini malahan memberi kita jalan dan pilihan. Jalan mana yang mesti kita tempuh?

Sang pemazmur dengan indah mendeskripsikan dua jalan itu. Ada jalan orang benar dan jalan orang fasik. Jalan orang benar adalah jalan kehidupan, sedangkan jalan orang fasik adalah jalan kebinasaan. Tuhan mengenal kedua jalan itu. Jalan orang benar ditandai oleh kesukaan terhadap Taurat, sedangkan orang fasik mencemoohnya. Padahal, Taurat Tuhan itu menjadi makanan bagi jiwa, sehingga orang benar dapat tumbuh seperti pohon di tepi aliran air. Mereka sehat, subur, dan berbuah lebat. Sedangkan jalan orang fasik sebaliknya. Mereka seperti sekam yang dengan mudah diterbangkan angin. Orang fasik tidak bisa bertahan dalam tantangan dan kesulitan. Mereka akan meninggalkan kebenaran dengan begitu gampang.

Kita yang mendaku diri sebagai orang Kristen belum tentu adalah orang benar. Sebaliknya, orang yang bukan Kristen belum tentu adalah orang fasik. Dua jalan itu terbuka bagi siapa saja. Jika kita menyukai firman Tuhan, merenungkan dan melakukannya; bertumbuh kuat dan bahagia karena ikut firman Tuhan, maka kita adalah orang benar. Namun, bila sebaliknya yang terjadi, maka kita harus bertobat supaya tidak tinggal dalam kefasikan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Beragama Kristen tidak memberikan jaminan bahwa kita adalah orang benar. Membaca dan melakukan firman Tuhan yang menandakannya.

Ayat Pendukung: Mzm. 1; Ams. 30:1-10; 1Kor. 2:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...